Gauli Kekasih, Diancam Lima Tahun Lebih

MASUK PRODEO: Tersangka Fahmi ketika didampingi Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Masudi.

MALANG – Fahmi, 18 tahun, sejak Selasa lalu harus menginap di hotel prodeo Polres Malang. Pemuda asal Desa Randuagung, Singosari ini, ditahan atas tuduhan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korbannya sebut saja namanya, Maya, 15 tahun, warga Lawang.
“Tersangka Fahmi ini, ditangkap di rumahnya di Randuagung – Singosari, setelah mendapat laporan dari keluarga korban. Ketika ditangkap itu, tersangka sama sekali tidak melawan dan mengakui semua perbuatannya,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Masudi.
Diperoleh informasi, hubungan antara Fahmi dengan Maya ini, adalah sepasang kekasih. Mereka menjalin asmara sekitar setahun lalu setelah saling kenal. Mereka berkenalan saat korban bermain ke rumah temannya yang rumahnya tak jauh dari rumah korban.
Dari perkenalan itu, mereka sering berkomunikasi hingga akhirnya sepakat untuk menjalin asmara. Awalnya, hubungan percintaan keduanya berjalan seperti biasa. Namun pada bulan Februari lalu saat bersamaan dengan hari Valentine, tersangka yang tergiur dengan kemolekan tubuh kekasihnya ini, mengaku tergiur.
Akhirnya dengan memanfaatkan kondisi rumahnya yang kebetulan sepi, orangtuanya bekerja dan adiknya sekolah, tersangka menghubungi korban untuk janjian ketemu. Setelah bertemu, korban diajak ke rumahnya.
Di dalam kamar rumahnya yang menjadi saksi bisu itulah, Fahmi merayu Maya untuk melakukan hubungan intim. Meski awalnya ditolak, namun karena terus dirayu dan dipaksa akhirnya korban mau saja. “Sebetulnya saya tidak memaksa. Hubungan itu kami lakukan suka sama suka. Bahkan, yang mengajak hubungan duluan itu dia. Dia juga yang membuka baju duluan,” dalih tersangka Fahmi.
Setelah melakukan hubungan intim itu, korban langsung diantarkan pulang. Sementara terbongkarnya perbuatan bejat Fahmi ini, bermula dari kecurigaan orangtua korban melihat perubahan anaknya. Setelah didesak dan korban menceritakan apa yang terjadi, akhirnya orang tua korban yang tidak terima melapor ke Polres Malang, hingga tersangka diamankan.
“Dia kami jerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun kurungan penjara,” tegas Soleh Masudi.(agp/lim)