Mahasiswa UIN Tewas Dilindas Bus

BARANG BUKTI : Bus Sumber Lumayan yang diamankan sebagai barang bukti.

MALANG– Kecelakaan maut pagi kemarin terjadi di Jalan Raya Sunandar Priyosudarmo Malang. Muhammad Nur Fanani, 19 tahun, mahasiswa UIN Jogjakarta asal Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi korbannya. Pengendara sepeda motor Yamaha Mio, N 4200 AE ini, tewas setelah dilindas bus Sumber Lumayan, AG 7010 UP yang dikemudikan Adi Suwandono, 42 tahun, warga Desa Sukorejo, Pasuruan. Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke IRD RSSA Malang, akibat luka serius di sekujur tubuhnya. Sedangkan temannya, Walina Puspita, 18 tahun, warga Perum Bumi Meranti Wangi, Malang yang dibonceng, selamat dan hanya mengalami luka-luka. Kasus kecelakaan itu sendiri, kemarin langsung ditangani petugas Unit Laka Lantas Polres Malang Kota. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan sebagai barang bukti.
Diperoleh keterangan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.30. Kecelakaan itu, bermula ketika korban yang berboncengan dengan Puspita ini, perjalanan dari utara ke selatan. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului bus dari sebelah kiri yang melaju searah di depannya.
Disaat mendahului itu, mungkin karena kurang hati-hati, sepeda motor yang dikendarai menyenggol bus hingga membuat oleng dan terjatuh. Nahasnya ketika jatuh, korban justru jatuh ke kanan hingga terlindas roda bus. Sedangkan Puspita yang dibonceng, jatuh ke sebelah kiri.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung melaporkan ke Unit Laka Lantas Polres Malang Kota. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat mengalami macet. Arus kembali normal sekitar 30 menit setelah jenazah korban dan kendaraan yang terlibat dievakuasi.
Sahid, teman korban mengatakan bahwa sebelum kejadian, dia dan Fanani ini baru saja tiba di Malang. Dirinya dan korban dijemput oleh Puspita dan Zul di Terminal Arjosari. Sahid berboncengan dengan Zul, sedangkan korban berboncengan dengan Puspita. “Kami semua ini alumni Pondok Pesantren Al Risalah Ponorogo. Tujuan kami mau ke rumah teman kami Silvi, di Jalan Sumbersari Malang. Saya dan Zul, berangkat duluan, sedangkan Fanani dan Puspita di belakang. Ketika kami tiba di rumah Silvi, mereka tak kunjung datang. Setelah kami tunggu, ternyata kami dapat telpon kalau Fanani mengalami kecelakaan,” papar Sahid. (agp/mar)