Ditinggal Pergi, 54 Burung Diembat

JABUNG- Kasus pencurian di rumah warga kembali marak. Dini hari kemarin, 52 ekor burung kenari berbargai warna dan 2 ekor burung punglor, milik Ainul Yaqin, warga Desa Kemantren, RT 04 RW 06, Jabung, diembat maling. Pencurian itu terjadi saat rumah korban dalam keadaan sepi, karena ditinggal penghuninya pergi. Akibatnya, korban mengakui mengalami kerugian sebesar Rp 15 Juta. Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu diketahui sekitar pukul 00.30. Saat itu korban bersama keluarganya pulang ke rumah usai berpergian mengunjungi hajatan salah seorang kerabatnya, di Desa Pakisjajar, Pakis.. Saat masuk rumah, dia mendapati ruangan sebagai tempat penyimpanan burungnya itu terbuka. “Setelah korban masuk ke dalam ruangan itu, total 54 burungnya sudah hilang. Yang tersisa kata korban hanya beberapa burung jenis emprit, yang harganya tak seberapa,“ kata Kapolsek Jabung, AKP Yatmo.
Mengetahui jadi korban pencurian, pada pagi harinya korban melaporkan ke Polsek Jabung. Dia menjelaskan, pelaku pencurian burung itu diduga lebih dari seorang. Karena menurutnya, motif pelaku memasuki rumah korban dengan cara membobol tembok kamar yang berada di samping. “Pelaku saya duga lebih satu orang. Karena menjebol tembok kamar, tak bisa dilakukan sendirian. Belum lagi harus mengeluarkan serta membawa pergi puluhan burung-burung itu beserta kandangnya,“ papar dia. Ditambahkannya, pekerjaan korban memang sebagai pedagang burung di Pasar Burung Splendit, Kota Malang. Sehingga korban memang mempunyai banyak burung di rumahnya untuk dijual. “Kejadian ini sudah diselidiki oleh anggota kami, dengan melakukan olah TKP. Sedangkan tak ada saksi saat peristiwa ini, karena disekitar rumah korban memang sepi,“ pungkasnya. (big/mar)