Pengecer Togel Kecil Dilibas

MALANG– Dua pengecer judi kupon putih, kemarin berhasil diamankan anggota Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang. Yakni Sumaji, 42 tahun, warga Desa Kebonagung, Pakisaji dan Fatoni, 42 tahun, warga Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi. Keduanya ditangkap petugas di rumahnya masing-masing. Pertama yang ditangkap adalah Sumaji. Pria yang pernah ditahan di LP Lowokwaru tahun 2012 karena kasus pencurian besi ini, dibekuk sesaat melayani penomboknya. Barang bukti yang diamankan darinya, selembar kertas rekapan serta uang sebesar Rp 60.000. “Barang bukti tersebut kami temukan di dalam saku celananya,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah. Sumaji sendiri, dalam pengakuannya dia baru sekitar sebulan ini menjadi pengecer judi togel. Omzet yang didapatnya tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp 75.000 dengan komisi sebesar 20 persen. “Hasil jualan togel itu saya setorkan ke seorang pengepul asal Kota Malang. Biasanya, untuk menyetor kami janjian di sekitar pertigaan Kacuk,” ujar Sumaji.
Sedangkan Fatoni, diamankan ketika hendak menyetorkan hasil jualan togel. Barang bukti yang disita dari tangan Fatoni yang kesehariannya menjadi sopir angkot ini, adalah uang sebesar Rp 14.000 serta HP berisi tombokan nomor togel. “Mereka berdua ini, kami tangkap setelah mendapat laporan dari masyarakat yang mengeluhkan adanya judi togel. Berdasarkan laporan itu, kami lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap mereka,” terang mantan Kasatreskrim Polres Batu itu.  Sementara Fatoni sendiri, juga mengaku baru sebulan ini menjalani bisnis haram jualan togel. Omzet yang didapat biasanya sekitar Rp 100.000. “Saya tidak menerima tombokan melalui kertas. Kalau ada pengecer yang tombok, biasanya langsung lewat SMS,” katanya. (agp/mar)