Empat Hari Pacaran, Berbuat Asusila

Foto : Aditya Andreas

GONDANGLEGI- Pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur tak pernah berhenti. Kemarin, Aditya Andreas, warga Desa Senggreng, Sumberpucung, diamankan tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang. Pemuda berusia 20 tahun itu dituduh melakukan perbuatan asusila kepada Bunga (nama samaran), 15 tahun, warga Kromengan, yang diakuinya sebagai pacarnya sendiri. Penangkapan terhadap Aditya, dilakukan setelah polisi melakukan penyidikan sejak dilaporkan orang tua Bunga (29/3). “Tersangka ditangkap polisi di rumahnya, Senin (1/4) siang. Ketika kami periksa, dia sama sekali tidak mengelak tuduhan itu,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Sholeh Mas’udi kemarin.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka mengaku kenal dengan korban sejak (21/3) lalu. Saat itu, dia dikenalkan Bunga oleh kakak keponakannya. “Setelah dikenalkan, saya bertukar nomor HP. Baru kenalan dua hari, akhirnya kita berdua memutuskan untuk pacaran,“ ujar pria yang diketahui bekerja sebagai sopir kontainer ini. Lebih lanjut tersangka mengakui melakukan perbuatan bejatnya itu pada hari Rabu (27/3), dirumahnya yang sedang sepi. Saat itu menurutnya, Bunga mau diajak melakukan hubungan terlarang itu. “Saya bilang ke dia (Bunga), saya sayang kepadanya. Lalu kita melakukan hubungan itu, dan saya mau tanggung jawab“ kilah tersangka.
Dia juga mengakui, sebelum melakukan hubungan itu sempat mencekoki Bunga dengan minuman keras (miras) jeni arak. “Dia yang minta untuk minum arak, ya saya turuti. Jadi, bukan saya yang menyuruh minum arak itu,“ kilahnya lagi. Setelah minum arak itu, tersangka lalu melakukan persetubuhan itu.   Akibat perbuatan yang dilakukannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 81-82 Nomor 23 tahun 2002 tentang undang undang perlindungan anak “Yang ancaman hukuman paling singkat 3 tahun sampai maksimal 15 tahun penjara,“ tandas Sholeh Mas’udi. (big/mar)