Operasi Pekat, Tangkap 167 Tersangka

HASIL : Kapolres Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta menunjukkan barang bukti dan tersangka yang berhasil diamankan.
KEPANJEN- Polres Malang telah menyelesaikan operasi dengan sandi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2013 selama 10 hari. Hasilnya, operasi yang dilaksanakan mulai 22 hingga 31 Maret itu diklaim memenuhi target. Sebagai buktinya, seluruh jajaran Polres Malang hingga dibawahnya berhasil total ungkap 175 tersangka dengan 122 kasus. Semua tersangka yang diamankan itu, terkait dengan kasus premanisme, prostitusi pornografi, judi, minuman keras (miras), pencutian pemberatan (curat), pencurian kekerasan (curas), dan pencurian kendaaraan bermotor (curanmor). Kapolres Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta SIK mengungkapkan, sebanyak 35 kasus maupun tersangka yang menjadi target operasi (TO) dalam giat Operasi Pekat kali ini.
“Alhamdulillah targetnya terpenuhi. Malah hasilnya diluar perkiraan kita,“ katanya kepada wartawan kemarin. Dia menjelaskan, selama operasi pekat berlangsung Polsek Singosari yang paling banyak mengungkap kasus maupun mengamankan tersangka. Polsek Singosari sendiri, diketahui berhasil mengungkap sebanyak delapan kasus dengan sukses menangkap sebanyak 17 tersangka. Menurut mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut, bagi polsek jajaran yang berprestasi, berhak mendapatkan reward. “Untuk reward, pasti akan kita berikan. Baik itu berupa sekolah lagi untuk meningkatkan keilmuan dibidang reserse maupun tour of duty atau penugasan,“ ungkapnya. (big/mar)