Betulkan Pompa, Nyemplung Sumur

MELAYAT : Warga sekitar melayat ke rumah korban.

GONDANGLEGI – Ketenangan warga sekitar Dusun Dieng, Desa Sukorejo, Gondanglegi, siang kemarin mendadak gempar. Itu dipicu dengan kejadian di dalam rumah Muhammad Sueb, 40 tahun, pamong desa setempat. Leni, 37 tahun, istri Sueb ini, tewas setelah tercebur ke dalam sumur. Meninggalnya ibu tiga anak ini, diperkirakan karena kehabisan oksigen saat berada di dalam sumur berkedalaman sekitar 20 meter. Korban sendiri, jatuh ketika memperbaiki sanyo (pompa air).  Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30. Siang itu, korban terlihat tengah sibuk membetulkan pompa air di sumur. Untuk membetulkan pompa itu, korban berdiri di atas sumur yang sebelumnya sudah diberi alas papan kayu.
Padahal sebelum memperbaiki, korban sudah diperingatkan suaminya untuk tidak membetulkan sendirian. Tetapi korban tetap ngotot memperbaikinya sendiri. Tak lama ketika memperbaiki itu, tiba-tiba papan kayu yang diinjak korban patah karena kemungkinan tidak kuat menahan beban berat tubuh korban. Dan bersamaan dengan papan patah itu, korban pun langsung terperosok ke dalam sumur. Korban pun sempat berteriak minta tolong dan didengar suaminya. Sueb yang mendengar teriakan itu, lantas bergegas melihat istrinya. Begitu mengetahui istrinya tercebur sumur dia lantas meminta bantuan warga sekitar.
Selanjutnya dengan menggunakan alat seadanya, warga berusaha mengeluarkan tubuh korban dari dalam sumur. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkannya ke petugas Polsek Gondanglegi. Sayang begitu tubuhnya berhasil diangkat, namun nyawa ibu tiga anak ini tidak terselamatkan. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan evakuasi di tubuh korban, sama sekali tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena kecelakaan,” ungkap Kapolsek Gondanglegi, Kompol Gatot Suseno. (agp/mar)