Lihat Ikan, Sabet Tas Pedagang

MALANG- Seorang gadis berusia 14 tahun, siang kemarin ditangkap warga di sekitar jalan raya Masjid Sabilillah Malang. Gadis yang mengaku bernama FT, warga Jalan Kyai Tamin Malang ini, diamankan karena diduga mencuri tas berisi uang milik Tukini, 60 tahun, warga Desa Trenyang, Sumberpucung. Beruntung FT tidak sampai menjadi bulan-bulanan orang yang lewat. Setelah ditangkap, dia langsung diserahkan ke petugas Polsekta Lowokwaru bersama dengan korban dan barang buktinya. Namun mengingat masih di bawah umur, kemarin langsung dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Kota. Menurut Tukini, kejadian pencurian itu terjadi sekitar pukul 10.00. Pencurian tersebut terjadi di dalam bedak penjualan ikan basah miliknya di Pasar Blimbing.
Saat korban sedang duduk-duduk di bedaknya, tiba-tiba datang tiga perempuan. Yakni FT, temannya berinisial YN dan seorang ibu dengan menggendong anak kecil yang diakui FT adalah ibunya. Setelah berdiri di depan bedak, ibu yang menggendong anak kecil berpura-pura membeli kerang. Sedangkan FT dan YN, masuk ke dalam bedak dengan berpura-pura melihat ikan. Ketika korban sedang lengah, FT dan YN langsung memanfaatkan dengan mengambil tas warna coklat yang ada di dalam laci. Setelah itu mereka langsung buru-buru pergi. "Saya sendiri baru tahu saat mau memasukkan HP ke dalam tas. Ternyata saat mau saya ambil, tas tidak ada dan terlihat dibawa wanita ini (FT)," ujar korban Tukini, sembari menunjuk FT.
Korban pun langsung mengejar sembari meminta tolong dan meneriaki copet. FT dan YN serta ibunya, yang sadar kalau aksinya ketahuan berusaha kabur. Untuk menghilangkan jejak, mereka membuang tas korban ke tumpukan sampah. Namun korban dan warga yang tak ingin mereka kabur, terus mengejar hingga FT berhasil ditangkap. Sedangkan YN dan ibunya berhasil lolos.
Saat dihadapan petugas, FT terus berkilah kalau dirinya mengaku tidak mengambil. FT justru menuduh temannya YN yang mencuri. "Yang mengambil teman saya," kata FT saat dilimpahkan ke Polres Malang Kota. Dan hingga kemarin dia masih menjalani pemeriksaan penyidik UPPA Polres Malang Kota. (agp/mar)