Kakak Adik Dikeroyok Puluhan Pemuda

MALANG - Kakak - adik asal Dusun Krajan Timur RT02 RW08, Desa Turirejo, Lawang, menjelang dinihari kemarin bernasib tragis. Yakni Bambang Eko Prayitno, 17 tahun dan adiknya Roy Zaenul Arifin, 16 tahun. Keduanya menjadi korban pengeroyokan puluhan pemuda yang diketahui anak punk. Akibat pengeroyokan itu, keduanya sempat dilarikan ke IRD RSSA Malang. Bambang mengalami luka tusuk di punggung serta luka memar di kepala. Sedangkan Roy mengalami luka robek di kepala kiri dan leher. Namun setelah menjalani perawatan, mereka langsung diperbolehkan pulang. "Laporan pengeroyokan ini sudah kami terima. Saat ini kami masih menyelidiki pelakunya. Apa motif pengeroyokan itu, kami masih belum tahu," ungkap Kanitreskrim Polsekta Blimbing, Ipda I Gusti Agung Ananta Pranata. Diperoleh keterangan, pengeroyokan yang dialami kedua kakak-beradik ini terjadi sekitar pukul 00.10. Sebelum menjadi korban pengeroyokan, kedua korban yang diketahui pengamen ini, baru saja melihat konser acara musik di Lapangan Rampal Malang.
Ketika hendak pulang, tanpa sebab yang jelas, mereka dikejar-kejar puluhan pemuda anak punk dengan membawa batu dan benda tajam. Karena takut, keduanya lalu beruaha menyelematkan diri dengan masuk areal sekitar SPBU Jalan Panglima Sudirman Malang. Namun puluhan pemuda tak dikenal tetap mengejar. Begitu ditangkap, kedua korban langsung dipukuli ramai-ramai. Baru setelah kedua korban terkapar bersimbah darah, pelaku langsung semburat kabur. Kedua korban sendiri yang merintih kesakitan ditolong oleh tiga saksi. Yakni Bambang dan Robi, pegawai SPBU serta Pangadi seorang tukang ojek. Setelah ditolong keduanya lalu dibawa ke IRD RSSA Malang. Sedangkan sebagaian warga lainnya melaporkan ke Polsekta Blimbing. (agp/mar)