Rumah Terbakar, Empat Orang Terluka

LUDES: Rumah milik Wahyudi, warga Jalan Dorowati Timur, Kecamatan Lawang, ludes terbakar.
LAWANG-Suasana tenang di pemukiman padat penduduk di Jalan Dorowati Timur, Dusun Watugel, Kecamatan Lawang, Rabu (10/4) pagi sekitar pukul 05.30, berubah menjadi kepanikan. Reaksi itu muncul, setelah rumah milik Wahyudi, 50 tahun, warga RT 02 RW 08 No. 41 terbakar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung beramai-ramai memberikan pertolongan. Termasuk, menerobos masuk ke dalam rumah yang digunakan sebagai usaha peracangan untuk mengevakuasi pemilik serta keluarga korban.
Akibat kejadian tersebut, tidak hanya rumah korban yang hangus terbakar. Namun, sepeda motor Suzuki N 3487 GI, pun ikut menjadi sasaran si jago merah. Salain itu, tiga anak korban dan paman korban masing-masing, Febri, 19 tahun, Retno Ayu Dewiningsih, 11 tahun, Nina Melinda, 8 tahun dan Yanto, 48 tahun, mengalami luka bakar. Akibat luka bakar yang cukup serius, mereka  harus dilarikan ke RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan.
Diperoleh keterangan, peristiwa bermula ketika istri korban, Wartini, 45 tahun, tengah memasak di dalam dapur yang posisinya di sisi Timur bangunan. Sedangkan Wahyudi, sedang pergi ke pasar. Sementara kedua anak korban yakni Retno dan Nina, masih ada di kamarnya.
Dalam kondisi memasak itulah, tiba-tiba botol bensin jualan yang ditaruh di ruang tengah terjatuh. Akibatnya, bensin disulut api dan langsung merambat ke seluruh ruangan yang di dalam rumah. Karena sebagian isi barang di dalam rumah korban banyak makanan jualan yang berbahan plastik dan kertas, dalam sekejap api langsung menyebar. Apalagi, beberapa botol bensin yang hendak dijual juga terdapat di dalam rumah tersebut.
Ketika api tengah membesar itulah, Yanto yang pagi itu rutin mengambil barang ke Wahyudi, langsung curiga mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Yanto pun langsung mencoba menerobos masuk untuk melakukan pertolongan. Namun, api menyambar tubuhnya hingga mengalami luka bakar. Meski demikian, ia tetap berusaha menyelamatkan dua keponakannya yang ada di kamar depan. Bahkan, api sempat mengenai tubuh ketiganya.
“Febri dalam kejadian itu juga ikut terbakar. Dia yang kamarnya di lantai dua, juga berusaha menyelamatkan dua adiknya yang di kamar depan,” kata Abdul Hadi, paman korban yang rumahnya di belakang lokasi kejadian.
Akibat amukan si jago merah, warga sekitar berusaha memadamkan dengan menggunakan air maupun pasir. Namun api padam ketika rumah sudah dalam keadaan hancur akibat dilalap api. (sit/jon)