Jambret ABG Dibekuk Massa

KEDUNGKANDANG-  Masih kecil namun sudah belajar menjadi penjahat jalanan yang professional. Itulah yang dilakukan Wawan, 16 tahun. Warga Desa Bunut, Pakis  ini ditangkap pengguna jalan dan warga di Jalan Danau Maninjau Raya, Sawojajar, Malang, Rabu (10/4) sore. Saat ini, dia masih diperiksa intensif di Mapolsekta Kedungkandang. Sementara, dua orang teman Wawan yang identitasnya masih dirahasiakan, masih dikejar. Menurut Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono, Wawan dan dua temannya itu merampas ponsel milik Sinta Nurdianti, 16 tahun, warga Lesanpuro, Kedungkandang, Malang ketika melintas di Jalan Raya Sawojajar.
Ketika itu, korban dibonceng Dendi Agung Prasetyo, 17 tahun, temannya naik motor. Saat dibonceng, dia sembari memainkan ponsel yang dibawanya. Wawan dan dua temannya yang duduk-duduk di salah satu pos kamling untuk mencari mangsa, melihat hal ini. Dengan naik dua motor, ketiganya lantas mengejar motor yang dikendarai Dendi. “Begitu terkejar, dua teman tersangka yang naik satu motor langsung menghadang. Sedangkan tersangka dan motornya berada di belakang motor korban,” paparnya. Tarik menarik ponsel yang dibawa Sinta pun terjadi. Namun, aksi perampasan HP itu akhirnya gagal saat beberapa orang datang. Ketiga pelaku ini pun kabur dengan mengendarai motornya masing-masing.
“Tetapi korban memilih untuk mengejar para pelaku hingga akhirnya ketika berada di Jalan Danau Maninjau Raya, motor Yamaha Jupiter yang dikendarai tersangka berhasil ditabrak dari belakang,” tegas Sutiono. Dendi juga berteriak jambret seraya menunjuk tubuh Wawan yang jatuh. Seketika, warga dan pengguna jalan yang lewat berdatangan dan menangkap ABG tersebut. “Tersangka diamankan ke Mapolsekta Kedungkandang. Ketika diperiksa, dia mengaku dua kali ini melakukan penjambretan dengan dua temannya yang kabur. Ini masih kita periksa secara intensif termasuk mengejar dua temannya yang kabur,” pungkas dia. (mar)