Istri Siri Umroh, Harta Digadaikan

DIBUI : Awang dikawal salah seorang petugas Polsekta Sukun.

SUKUN- Memiliki istri walaupun hanya siri, Awang Budi Permana, 26 tahun harusnya bersyukur. Namun, laki-laki asal Jalan S Supriadi II Malang itu malah menggadaikan perhiasan emas dan ponsel milik Widia Anggraini, 34 tahun, istri sirinya ke salah satu kantor pegadaian di Malang. Dia pun akhirnya harus rela dimasukkan bui setelah dilaporkan ke Mapolsekta Sukun. Ironisnya, perbuatan itu dilakukan tersangka ketika ibu tiga anak ini menunaikan ibadah umroh beberapa waktu lalu. Informasi yang didapat, Widia menitipkan rumah dan isinya yang ada di Jalan Bandulan I Malang kepada Awang untuk dijaga selama dia umroh. Sayangnya, kepercayaan yang diberikan wanita itu malah disalahgunakan.
Awang pun membongkar lemari yang berisi perhiasan emas milik istrinya tersebut. Dari lemari itu, beberapa perhiasan diambilnya. Mulai 10 gram gelang emas, 106 gram kalung emas, 6 gram liontin dan tiga ponsel berbagai merek. Barang-barang senilai Rp 65 juta ini lantas diberikan kepada salah seorang keluarganya untuk digadaikan. Dari barang-barang itu, tersangka mendapatkan uang sekitar Rp 40 jutaan. “Korban baru mengetahui kejadian itu ketika pulang umroh. Dia melihat perhiasannya sudah lenyap,” kata Kapolsekta Sukun, AKP Lukman Cahyono SIK. Dijelaskannya, korban lantas berusaha menghubungi Awang untuk mencari tahu hilangnya perhiasan-perhiasan serta ponsel tersebut.
Namun, Awang menghilang bak ditelan angin. “Korban sudah mencari Awang kemana-mana tetap tidak ditemukan. Dia pun melapor ke kami,” ungkapnya. Polisi yang mendapat laporan ini, memburu keberadaan pemuda yang tubuhnya kekar tersebut. “Beberapa kali anggota kami ke rumahnya, dia selalu tidak ada. Baru beberapa hari kemarin, tersangka terlihat di rumahnya dan langsung kita tangkap,” tegas Lukman. Diakuinya, saat ini polisi masih memburu beberapa barang bukti perhiasan yang belum ditemukan termasuk memeriksa saksi-saksi yang dianggap mengetahui persis perbuatan tersangka. (mar)