Rampok Nekat, Siang Bolong Satroni Toko Bangunan

TUREN – Kasus perampokan di Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Jumat dini hari lalu belum terungkap, akhir pekan kemarin aksi serupa kembali terjadi. Kali ini pelaku justru makin nekat dengan beraksi siang bolong. Sasarannya adalah toko bangunan Sekar Jaya, di Dusun Trimo, Desa Sawahan, Kecamatan Turen.
Dari aksinya tersebut, pelaku yang diketahui berjumlah tiga orang dengan menghunus senjata tajam jenis celurit ini, berhasil membawa kabur beberapa barang berharga milik korban. Diantaranya, kalung emas seberat 14,3 gram, satu liontin seberat 5,1 gram, dua cincin seberat 2,75 gram dan 2,2 gram, satu buah HP, uang tunai Rp 13 juta serta beberapa barang bangunan lainnya.
Akibat kejadian itu, korban Agus Supriadi, 46 tahun ini mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta. Kasus perampokan sendiri, saat itu langsung ditangani petugas Polsek Turen. “Laporannya sudah ada, dan kami sudah lakukan olah TKP. Saat ini, kami masih menyelidiki pelakunya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Sudarno.
Aksi perampokan sendiri, terjadi sekitar pukul 12.00. Saat kejadian, Agus Supriadi bersama istrinya Misriati, 45 tahun, sedang berada di dalam toko bangunan. Misriati duduk di laci meja, sedangkan Agus sendiri saat itu berniat untuk keluar.
Ketika mau keluar itu, datang tiga orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Satu orang menunggu di luar, sedangkan dua lainnya masih ke dalam toko dengan berpura-pura membeli satu sak semen.
“Tiga orang itu, satu memakai helm teropong, satu menutup wajahnya dengan sapu tangan, dan satu lagi memakai helm yang ada kacanya,” ujar Agus Supriadi.
Disaat korban mau melayani, dua pelaku yang melihat kondisi toko bangunan sepi ini, langsung mengeluarkan celurit dan pisau. Mereka langsung mengacungkan ke leher korban dan mengancam akan melukai dan membunuh.
Karena takut dengan ancaman tersebut, Agus Supriadi dan istrinya akhirnya diam. Setelah itu, pelaku langsung menguras beberapa barang berharga milik istri Agus dan uang tunai di laci. Begitu berhasil mendapatkan barang yang diincar, pelaku langsung kabur ke arah Kecamatan Gondanglegi.
“Saat pelaku kabur itu, saya sempat mengejar dan berteriak rampok. Namun pelaku sudah kabur jauh,” tutur Agus.(agp/aim)