Usai Serempetan, Gantung Diri

SUKUN-  Luken Andi Rizky, 19 tahun, warga Bakalan Krajan, Sukun, ditemukan gantung diri di pipa air bawah jembatan Kali Metro, kemarin siang. Warga sekitar yang melihat jenazahnya kemarin, mencurigai ada yang tidak beres dengan kematian Luken, sapaan pemuda ini. Berbeda dengan kasus kematian gantung diri pada umumnya, kejanggalan yang dilihat warga adalah lidahnya tidak menjulur, matanya juga tidak melotot dan motor Honda Supra miliknya juga hilang. Anggota unit reskrim Polsekta Sukun dan Satreskrim Polres Malang Kota, hingga semalam masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini.
Informasi yang dihimpun Malang Post, tubuh pemuda ini diketahui oleh warga yang kebetulan lewat di pinggir jembatan itu, sekitar pukul 13.00.  Melihat bahwa tubuh yang tergantung itu adalah Luken, warga pun memberitahukan kepada keluarganya yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian tersebut. Seketika, Bajil dan Siti Marwah, orang tua Luken mendatangi tempat tersebut. Siti pun langsung syok usai melihat jenazah anaknya. Dia lantas diantar  ke rumah oleh beberapa warga. Begitu tiba di rumah, Siti langsung pingsan.Sementara, petugas yang datang dibantu tim SAR mengevakuasi jenazah Luken dengan beberapa peralatan.
“Memang tidak ada seorangpun yang tahu alasan dia nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung di pipa air jembatan,” ujar Sasongko, tetangga dekat korban. Pengakuan serupa juga disampaikan Sony, adik korban. “Kakak saya menghilang sejak Minggu (14/4) sore. Kabar yang saya dapat, dia baru saja menyerempet orang di jalan dengan motor Supra yang dikendarainya,” ujarnya. Sedangkan Bajil mengatakan bila anaknya tidak memiliki seorang musuhpun apabila dia ternyata menjadi korban kejahatan.”Sifatnya tertutup. Tidak pernah cerita kalau ada masalah,” terangnya. (mar)