Bobol Rumah Guru Ngaji

SUKUN- Masih kecil tapi sudah piawai dalam melakukan pencurian. Itulah gambaran DS, 17 tahun, warga Jalan Satsuit Tubun Malang. Dia dibekuk Senin (15/4) oleh anggota Satreskrim Polres Malang Kota karena melakukan pencurian di rumah tetangganya sendiri, Majidah, 35 tahun, 12 November 2012 lalu. Selain DS, polisi juga menangkap seorang temannya, Agus Hartoyo, 23 tahun, warga Desa Sitirejo, Wagir. Menurut polisi, Agus ikut ditahan karena mengetahui pencurian yang dilakukan DS. “Penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggota reskrim,” tutur Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan, SH. Modus pencurian yang dilakukan DS, dijelaskan dia, mencari sasaran rumah yang jendela atau pintu rumah calon korbannya terbuka. Kebetulan, jendela rumah Majidah dalam keadaan terbuka. Saat melihat kondisi sepi, pemuda ini meloncat ke dalamnya dan mengambil empat dompet yang ada di dalam tas milik guru ngaji ini. Dia juga mengambil uang yang disimpan korban di balik kasur tidurnya. “Total kerugian yang diderita korban sekitar Rp 3,2 juta,” papar mantan Kapolsek Wajak itu. Berhasil membawa uang ini, DS lantas menghubungi Agus untuk membeli dua HP di Malang Plasa, makan dan minum serta mendatangi salah satu lokalisasi di Malang. “Hasil pemeriksaan sementara, DS sudah mengaku dua kali melakukan pencurian. Yakni pencurian motor dan gitar. Ini yang masih dikembangkan penyidik,” pungkasnya. (mar)