Gagal Rampas Kalung, Pukuli Korban

TIDAK BERKUTIK : Tersangka Andik Ansori, di Mapolsek Turen.

TUREN – Setelah beberapa bulan diburu, Andik Ansori, warga Jalan Mayor Damar, Kecamatan Turen akhirnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polsek Turen, awal pekan lalu. Pemuda 23 tahun ini, dijebloskan ke dalam tahanan atas tuduhan pengeroyokan. Korbannya adalah Paina, 61 tahun, warga Jalan Kramat II, Desa Pagedangan – Turen.
Tersangka Andik ini, ditangkap saat bersembunyi di wilayah Pasuruan. Dia dibekuk berdasarkan keterangan Andik Wijayanto alias Dimas, 23 tahun, warga Dusun Dawuhan, Desa Pamotan, Dampit yang ditangkap sebulan lalu. Dimas yang diringkus di Bengkulu karena membawa lari gadis di bawah umur ini, mengaku pernah melakukan pengeroyokan terhadap Paina, bersama dengan Andik Ansori dan Bambang warga Desa Pagedangan, Turen yang kini masih buron.
Alasan pengeroyokan sendiri, karena mereka saat itu gagal merampas kalung milik korban. Pasalnya, saat akan dirampok korban ternyata tidak memakai kalung emas. “Sebetulnya kami tidak ada niatan memukuli. Namun karena tidak mendapatkan kalung, akhirnya kami memukulinya,” ujar Andik Ansori.
Menurut informasi yang diperoleh, aksi pengeroyokan tersebut terjadi akhir Desember 2012 lalu sekitar pukul 17.00, di Jalan Desa Pagedangan, Turen. Kisahnya malam itu, korban yang pulang mengaji tiba-tiba dihadang oleh tersangka Andik Ansori bersama dua temannya Dimas dan Bambang.
Mereka menghadang karena ingin merampas kalung emas milik korban. Sebab setiap harinya korban diketahui memakai kalung. Namun begitu dihadang dan sudah dipukul dengan kayu bakar, ternyata korban tidak memakai kalung. Mungkin karena sudah terlanjur malu, ketiganya melampiaskan dengan memukuli korban.
Beruntung pengeroyokan itu, cepat diketahui oleh warga sekitar hingga membuat ketiga pelaku ketakutan dan kabur. Sepeda motor Suzuki Satria FU yang dijadikan sarana beraksi ditinggalkan di TKP. Berdasarkan petunjuk barang bukti sepeda motor yang diketahui milik warga Dampit yang dipinjam inilah, akhirnya petugas berhasil menyelidiki pelakunya.(agp/aim)