Cari Rumah Teman, Dihajar Massa

LOWOKWARU- Jauh-jauh datang dari Surabaya hanya untuk mencuri. Itulah yang dilakukan Saiful, 28 tahun, warga Jalan Kedondong RT04 RW01, Palmerah, Kenjeran Surabaya dan Budi Santoso, 31 tahun, warga Jalan Sidotopo, Semampir, Surabaya. Keduanya remuk dihajar massa saat dipergoki hendak melakukan pencurian di salah satu rumah kos Jalan Mertojoyo Selatan, Malang, Selasa (16/4) siang. Buntut dari pengeroyokan yang dilakukan warga ini, Saiful dan Budi dilarikan ke IRD RSSA Malang. Kapolsek Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno mengatakan, barang bukti yang disita dari kedua tersangka yakni motor Honda Beat yang digunakan untuk beraksi dan satu buah obeng.
“Kami masih memeriksa intensif Budi Santoso. Sedangkan Saiful masih dirawat di Ruang 13 RSSA Malang. Anggota kami mencurigai mereka sudah seringkali beraksi di Lowokwaru,” ujar dia. Hasil pemeriksaan sementara terhadap Budi, sambung dia, mereka mengaku baru sekali itu melakukan pencurian dan dipergoki warga. “Mereka beralasan datang ke rumah kos itu untuk mencari temannya,” papar mantan Kasatreskrim Polres Malang tersebut. Namun sesampainya di sana, mereka melihat dua motor yakni Yamaha Vixion dan  Honda Beat milik anak-anak kos terparkir. Diduga, Saiful dan Budi mengincar motor itu. Budi lantas turun dari boncengan motor dan masuk ke dalam halaman rumah yang pagarnya dalam keadaan terbuka.
Sedangkan, Saiful tetap berada di atas motor dengan mesin yang masih menyala. Tanpa disadari Budi, gerak geriknya yang mencurigakan dilihat beberapa anak kos. Saat tangannya mengeluarkan obeng, sontak beberapa anak kos meneriakinya pencuri. Teriakan ini seketika membuat warga sekitar berdatangan. Tanpa diperintah, puluhan orang ini menghajar Budi yang tidak bisa keluar dari halaman rumah. Sementara Saiful yang juga kaget dengan teriakan ini, hanya bisa terdiam di atas motornya. Beberapa saat kemudian, dia pun dipukuli. “Kami tidak berniat mencuri motor. Tapi kami memang berniat untuk mencuri HP dan laptop. Biasanya, anak kos memiliki dua barang elektronik itu,” kata Budi di Mapolsekta Lowokwaru kemarin. (mar)