Bacok Pemuda Gangguan Jiwa, Wahab Disel

DITANGKAP: Tersangka Abdul Wahab.

SUMAWE – Abdul Wahab, 27 tahun, warga Dusun Sendangbiru, RT10 RW03, Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, sejak Rabu (17/4) malam harus mendekam di balik terali besi Mapolsek Sumbermanjing Wetan. Dia ditahan karena telah menganiaya Agus, 30 tahun, seorang pemuda yang mengalami gangguan jiwa.
Akibat penganiayaan itu, Agus yang tidak memiliki tempat tinggal tetap ini, harus dilarikan ke RSSA Malang. Dia mengalami luka bacok cukup parah di lehernya, hingga nyaris putus, akibat dibacok tersangka Abdul Wahab dengan menggunakan senjata jenis parang. “Tersangka Abdul Wahab kami tangkap di sekitar Pantai Gua Cina pada malam harinya. Barang bukti yang kami amankan sebilah parang,” ujar Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Farid Fathoni, kemarin.
Peristiwa berdarah yang menggemparkan warga sekitar itu terjadi pada Rabu (17/4) siang sekitar pukul 14.00 di jalan Kampung Raas, Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo. Ceritanya, saat itu korban yang sedang jalan kaki sendirian, berpapasan dengan tersangka Abdul Wahab.
Ketika berpapasan itu, tersangka yang mengaku sudah dendam langsung mendekati korban. Selanjutnya tanpa banyak bicara, dia mengayunkan parang yang dibawanya dari rumah ke arah leher korban. Sekali tebas, leher korban langsung robek dan berdarah. Korban pun berteriak kesakitan.
Melihat korbannya bersimbah darah, Abdul Wahab yang ketakutan berusaha kabur. Sementara korban yang mengerang kesakitan, oleh warga dibawa ke Puskesmas Sumbermanjing Wetan. Namun karena melihat luka yang dialami cukup parah, korban lalu dirujuk ke RSSA Malang. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan.
Sementara itu, dalam pemeriksaan penyidik tersangka mengaku kalau dirinya nekat membacok korban karena dendam. Alasannya karena dia tidak suka melihat korban yang setiap harinya meminta makan pada warga. “Alasan tersangka ini jelas tidak masuk akal. Sebab korban meminta makanan pada warga itu karena dikasih, lantaran warga kasihan melihat kondisi korban. Tetapi sebelum kami proses lebih lanjut, kami akan coba memeriksakan kondisi kejiwaan tersangka terlebih dahulu. Jika dari hasil kejiwaan dia tidak gila, ya prosesnya akan kami lanjutnya,” terang Kanitreskrim Polsek Sumbermanjing Wetan, Aiptu Shobikin.
Sementara itu, dalam waktu yang bersamaan petugas Polsek Sumbermanjing Wetan, juga menangkap Hendrianto, 31 tahun, warga Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan. Dia dibekuk karena melakukan penganiayaan terhadap Siswanto, 45 tahun, warga setempat.
Penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 15.30, di jalan Kampung Raas setempat. Ceritanya, sore itu tanpa sebab yang jelas antara Hendrianto dan Siswanto terlibat cek-cok mulut. Saat pertengkaran terjadi, Siswanto memukul kepala Hendrianto sekali. Kemudian oleh Hendrianto dibalas dengan memukul sekali mengenai wajah Siswanto.
Melihat keduanya bertengkar, istri Hendrianto berusaha melerai dengan menarik suaminya. Tetapi Siswanto, yang tidak terima mendekati dan membalas pukul lagi. Karena tak terima dipukul lagi, Hendrianto kembali memukuli Siswanto beberapa kali di wajahnya hingga babak belur. Penganiayaan baru berakhir setelah warga datang melerai. Korban yang tidak terima langsung melaporkan ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan. Berdasarkan laporan itulah Hendrianto diamankan. (agp/udi)