Cabuli Gadis di Taman, Dipergoki Satpam

MALANG – Makan tidur gratis di hotel prodeo Polres Malang, mungkin tempat yang terbaik untuk Pujianto, warga Mulyorejo, Kecamatan Sukun ini. Pemuda 22 tahun ini, dijebloskan ke dalam tahanan sejak Rabu (17/4) lalu atas tuduhan pencabulan terhadap gadis di bawah umur. Sebut saja korbannya Mawar, 15 tahun, warga Dusun Tempur, Desa Kecamatan Pagak.
Yang menarik, perbuatan bejat bapak satu anak ini terungkap, setelah dia tertangkap tangan petugas satpam Perum Villa Puncak Tidar, Desa Karangwidoro, Dau. Itu setelah petugas memergoki Pujianto sedang mencabuli korban, di atas kursi sebuah taman perumahan.
Begitu ditangkap, keduanya lalu diserahkan ke petugas Polsek Dau. Selanjutnya, karena pihak orangtua korban tidak terima dan menuntut, akhirnya Pujianto diserahkan ke petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. Tersangka Pujianto ini, dijerat dengan pasal pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara
Dalam pemeriksaan penyidik, Pujianto mengaku kalau hubungan antara dia dengan Mawar itu adalah sepasang kekasih. Keduanya menjalin asmara setelah saling kenal dua minggu. Mereka kenal secara tidak kebetulan karena sama-sama sedang bekerja.
Tersangka Pujianto bekerja sebagai tukang cat di Jalan Pahlawan Trip Malang, sedangkan korban Mawar sendiri, bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Dari perkenalan yang kemudian tukar nomor HP itu, akhirnya mereka sepakat untuk berpacaran.
Dan Rabu malam lalu, mereka mengadakan janjian ketemuan di sekitar Jalan Pahlawan Trip Malang. Begitu ketemu, dengan dibonceng sepeda motor, korban lalu diajak ke sebuah taman di Perum Villa Puncak Tidar, Desa Karangwidoro, Dau. Di taman tersebut, kemudian korban dibujuk rayu yang selanjutnya dicabuli.
“Kami melakukan itu atas dasar suka sama suka. Bahkan, dia (korban, red) sendiri yang meminta duluan. Namun belum sampai puas, kami sudah digrebek satpam,” tutur tersangka Pujianto.(agp/nda)