Gauli Pacar, Pelajar SMK Ditangkap

Tersangka YD dikawal petugas Polres Malang.

MALANG – YD, 16 tahun, pelajar kelas XI di salah satu SMK Negeri di Malang, sejak Rabu lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang. Warga Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu ditahan atas tuduhan pencabulan terhadap Mawar (nama samaran), 17 tahun, pelajar kelas XI salah satu SMA Negeri di Bululawang.
Sebelum diserahkan ke petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, YD sempat menjadi bulan-bulanan keluarga Mawar yang tidak terima dengan perbuatan bejatnya. Baru setelah kondisinya babak belur, YD kemudian diserahkan ke petugas Polres Malang.
“Tersangka sudah kami periksa. Dia memang mengakui perbuatan cabul yang dilakukannya itu. Alasannya, hubungan itu dilakukan suka sama suka. Namun tetap saja dia kami jerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dan pencabulan,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Menurut keterangan YD, hubungannya dengan Mawar itu adalah sepasang kekasih. Keduanya menjalin asmara sekitar setahun lalu setelah saling kenal lewat telpon. “Saya kenal dengan dia itu, karena dia yang terlebih dahulu salah kirim SMS kepada saya,” ujar YD.
Dari perkenalan yang kemudian sering berkomunikasi itulah, akhirnya keduanya sepekat untuk berpacaran sejak Februari 2012 lalu. Selama berpacaran awalnya mereka berjalan seperti biasa.
Sementara, hubungan intim layaknya suami istri itu sendiri, dilakukan YD bermula saat Mawar kabur dari rumahnya karena bertengkar dengan orangtuanya, pada Sabtu (20/4) lalu. Mawar sendiri kabur ke rumah bibinya yang tak jauh dari rumahnya di Desa Curungrejo, Kepanjen.
Setiba di rumah bibinya, Mawar lalu menghubungi YD untuk dijemput. Setelah dijemput, Mawar lalu diantarkan ke rumah temannya di Bululawang untuk ganti pakaian. Kemudian setelah ditu oleh YD dibawa ke tempat kosnya. Di tempat kos itulah, YD menyetubuhi Mawar. Selama tiga hari, YD mengaku lima kali menyetubuhi korban.
“Hubungan intim tersebut kami lakukan atas dasar suka sama suka. Saya sama sekali tidak memaksanya,” ujar YD.
Terbongkarnya perbuatan bejat YD sendiri, bermula dari keluarga Mawar yang mencari keberadaan anaknya. Setelah ditanyakan kebeberapa temannya, diketahui kalau Mawar pergi dengan YD. Akhirnya keluarga korban mencari YD dan ketemu Selasa malam lalu di Jalan Raya Veteran Malang. Saat ditanya YD mengatakan apa ayang sebenarnya, hingga kemudian keluarga Mawar yang tidak terima langsung memukuli dan menyerahkannya ke Polres Malang.(agp/aim)