Perampok Satroni Rumah Pengusaha Selep

TKP :Achmad, menunjukan pintu yang didobrak oleh kawanan perampok.

PONCOKUSUMO- Perampokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Malang, semakin menjadi-jadi. Jumat (26/4) dini hari kemarin, diketahui berjumlah lima pelaku perampokan Desa Karangnongko, Poncokusumo. Sasarannya adalah rumah pengusaha selep milik Toha Mansur, 48 tahun, warga sekitar.
Salah seorang perampok, bahkan sempat membacok kepala Toha Mansur hingga berdarah dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan, Kepanjen. Dari rumah korban, kawanan tersebut berhasil menggasak uang senilai 25 juta dan sejumlah perhiasan emas. Kasus ini sendiri sudah ditangani Polsek Poncokusumo dibantu dengan Polres Malang.
“Benar, telah terjadi kejadian perampokan. Petugas kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memintai keterangan para saksi. Dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,“ kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah kepada Malang Post kemarin.
Informasi yang berhasi dihimpun, kejadian itu berlangsung pada pukul 02.00 dini hari. Dengan membobol tembok belakang rumah, kemudia para pelaku masuk ke halaman belakang. Selanjutnya kawanan perampok itu mendobrak pintu dapur dan langsung masuk ke dalam rumah korban.
Selanjutnya, para pelaku langsung melumpuhkan Toha Mansur yang sedang asyik tidur di dalam kamar dengan membacoknya. “Usai melumpuhkan paklik saya (Toha Mansur), kemudian para perampok mengikat bulik saya (Sumarmi) dan ketiga anaknya,“ ujar Achmad, 34 tahun, keponakan korban.
Setelah berhasil melumpuhkan seisi rumah, kemudian perampok tersebut menggarong barang berharga milik korban. Seperti uang tunai Rp 25 Juta dan sejumlah perhiasan emas yang disimpan di dalam almari. Puas mendapatkan barang berharga, kawanan perampok itu kemudian kabur lewat tempat semula dimana mereka masuk. “Bulik saya berhasil melepaskan ikatan yang longgar. Kemudian menelpon saya untuk datang ke rumah,” papar Acmhad.
Dia pun seketika langsung menuju ke rumah buliknya. Kemudian Achmad meminta tolong warga sekitar. Oleh warga kemudian membawa Toha Mansur yang bersimbah darah ke RSUD Kanjuruhan untuk dirawat. Lalu, Achmad melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Poncokusumo. “Total kerugian yang diderita sebesar Rp 50 juta lebih,” katanya. Setelah dilakukan olah TKP, petugas menduga kawanan perampok ini adalah pelaku lama yang selama ini beraksi di wilayah hukum Polres Malang dan belum ditangkap. (big/nda)