Bupati Siapkan Sanksi

Sementara itu, dikonfirmasi terkait adanya PNS di Kabupaten Malang yang terjaring razia oleh petugas gabungan di dalam kamar hotel, Bupati Malang Rendra Kresna, mengaku sangat kaget. Orang nomor satu di Kabupaten Malang ini, menyatakan akan menindak tegas PNS tersebut, jika memang terbukti tengah berbuat mesum di sebuah hotel.
Seperti yang diutarakan pada saat bertatap muka dengan wartawan beberapa waktu lalu, di Pendopo Kabupaten Malang. Dengan tegas, dia meminta masukan terkait kinerjanya. Bupati juga meminta kepada wartawan untuk mengkritisi atau melaporkan kepadanya terkait kinerja kehumasan atau SKPD di bawahnya.
Termasuk melaporkan tindakan PNS yang menyimpang sebagai abdi negara. Contohnya Camat yang tidak mau menempati rumah dinas, PNS yang berselingkuh, mendatangi rumah janda atau berbuat menyimpang. Masukan tersebut diharapkannya, karena pihaknya sering mendapat laporan atas tabiat PNS atau pejabat Kabupaten Malang yang sering mendatangi tempat hiburan malam.
 “Wah, masak ada PNS yang berduaan dalam kamar hotel dengan pria berusia 27 tahun. Ini nanti pastinya akan kami tindak lanjuti,” kata Rendra Kresna.
Menurut Rendra, pasangan TS dan SL ini bisa saja ada hubungan relasi bisnis atau kerja. Tetapi jika melihat usia pasangan yang sangat jauh, apalagi berada di dalam kamar dan ketahuan sedang bermesraan diakuinya sudah tak lazim. Oleh karena itu, pihaknya pasti akan memberikan sanksi kepada PNS berinisial TS tersebut.
“Kalau memang berbuat zinah pasti ada sanksi tegas. Biar Inspektorat yang akan menindaknya. Sanksi sendiri bisa berupa penundaan kenaikan pangkat atau penundaan kenaikan gaji, atau bahkan sanksi lebih tinggi dari itu,” tegasnya.
Sementara itu, informasi yang diperoleh Malang Post dari beberapa warga sekitar rumah TS, diketahui bahwa TS ini sudah lama menjanda. Diduga TS ini merasa kesepian sehingga mencari teman pria yang bisa mencukupi hasratnya. Bahkan, warga sekitar juga sering melihat TS ini keluar malam lalu pulang pagi.(agp/aim)