Tipu Teman, Gadaikan Motor Pinjaman

KEPANJEN – Muhammad Arif Mafan alias Duro, 20 tahun, sejak akhir pekan lalu harus meringkuk di rutan Mapolsek Kepanjen. Warga Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang ini, ditahan karena menggelapkan sepeda motor Honda Beat N 3043 EO milik temannya, Ahmad Faruq, 19 tahun, warga Dusun Bendilwuni, Desa Kademangan, Pagaleran.
“Tersangka Duro ini, kami tangkap di sekitar Kepanjen setelah mendapat laporan dari korban. Dan barang bukti yang kami amankan yakni sepeda motor Honda Beat putih milik korban yang digelapkan,” ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Keterangan yang diperoleh menyatakan, penipuan dan penggelapan motor yang dilakukan Duro ini, terjadi Kamis 4 April lalu sekitar pukul 22.00. Lokasinya di Warnet Laras di Jalan Effendi, Kepanjen.
Malam itu, korban yang bekerja sebagai operator warnet didatangi oleh tersangka Duro. Kedatangan Duro saat itu tak lain untuk meminjam sepeda motor pada korban. Alasannya akan dipakai untuk menjemput temannya.
Karena kenal dan tidak curiga, korban yang baru mengenal tersangka dua minggu sebelumnya ini langsung menyerahkan motor berikut dengan STNK. Setelah dipinjami sepeda motor tersebut langsung dibawa kabur.
Namun nyatanya, sepeda motor itu tidak digunakan ke rumah temannya. Sebaliknya sepeda motor tersebut oleh Duro malah digadaikan kepada seorang warga Desa Talangagung, Kepanjen sebesar Rp 900 ribu. Saat menggadai motor, Duro mengatakan kalau sepeda motor itu miliknya dan dia butuh uang untuk membayar SPP sekolah. Tersangka menjanjikan dalam waktu seminggu akan mengambilnya.
Sementara korban sendiri, yang menunggu sampai lama bingung lantaran motornya tidak kunjung kembali. Karena dicari sampai beberapa hari Duro tidak muncul, akhirnya Faruq yang merasa tertipu lantas melaporkannya ke petugas Polsek Kepanjen. Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu mencari keberadaan Duro, dan berhasil menangkapnya akhir pekan lalu.
“Uangnya habis saya gunakan untuk membeli rokok dan makan. Saya sendiri, baru pertama kali ini tersandung masalah hukum,” tutur tersangka Duro.(agp/aim)