Kejar Jambret, Pak RW Dikeroyok

Teks Foto: Muhammad Syahid, menunjukkan luka bacok.

PAGELARAN – Penjahat jalanan alias jambret terus mengumbar ancaman. Kemarin pagi, selain merampas kalung emas milik Hartatik, 35 tahun, warga Desa Clumprit, RT 26 RW 05, Kecamatan Pagelaran, pelaku yang diketahui berjumlah empat orang, juga melukai Muhammad Syahid, 53 tahun, ketua RW setempat, Syahid. Tangan kiri serta kepalanya terluka akibat sabetan senjata tajam pelaku.
“Saya dibacok ini karena berusaha mengejar dan menangkap pelakunya. Tidak tahunya, pelaku membawa senjata lalu mengeroyok saya,” ungkap M Syahid.
Diperoleh keterangan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30. Bermula saat Hartatik, jalan kaki hendak menuju ke warung. Ketika berjalan inilah, dia dipepet oleh empat pelaku yang berboncengan dua sepeda motor. Salah satu pelaku, langsung merampas kalung emas seberat 5 gram milik Hartatik.
Sadar kalau telah menjadi korban perampasan, Hartatik langsung berteriak minta tolong. M Syahid yang mendengar teriakan itu, langsung memanggil Angga, keponakannya. Selanjutnya bersama keponakannya Syahid berusaha mengejar motor pelaku.
Sekitar satu kilometer, Syahid berhasil mengejar pelaku. Bahkan, dua pelaku yang berboncengan sepeda motor, berhasil ditendang dan terjatuh. Salah satu pelakupun sempat dipukul oleh Syahid. Namun satu pelaku lainnya, justru mengeluarkan senjata pancor yang kemudian membacokkan ke arah Syahid.
Beruntung Syahid yang sigap, berhasil menangkis dengan tangan kirinya, meski ujung senjata pancor itu masih mengenai kepalanya. Tetapi saat Syahid mau membalas, dua pelaku lain kembali lalu mengeroyoknya. Mereka melempari Syahid dengan batu bata.
Karena merasa tak imbang satu lawan empat, Syahid berusaha mengambil kayu untuk melawan keempatnya. Tetapi ketika mengambil kayu, keempat pelaku justru kabur. Kejadian itu sendiri, kemarin langsung ditangani petugas Polsek Pagelaran dan Polres Malang.
Sementara itu, kejadian serupa setengah jam sebelumnya juga terjadi di Jalan Raya Desa Wonokerto Bantur. Pelaku yang juga berjumlah empat orang ini, berhasil merampas kalung emas seberat 33 gram milik Supami, 60 tahun, warga sekitar. Supami menjadi korban perampasan saat berada di warung.(agp/aim)