Mesin Robot Hangus,Kerugian Rp 1 Miliar

KERJA KERAS: Petugas ketika berusaha memadamkan api yang membakar bangunan pabrik makanan ringan Kuda Mas

Pabrik Makanan Ringan  di Turen Terbakar
TUREN – Pabrik makanan ringan Kuda Mas, di Dusun Bokor Baran, RT28 RW12, Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, sore kemarin ludes terbakar. Api yang membakar bangunan seluas 40 x 10 meter tersebut, diduga dari percikan api mesin penggorengan yang kemudian membakar atap kayu bangunan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kebakaran itu, H Bambang, 47 tahun, pemilik pabrik mengaku mengalami kerugian cukup besar. Ditaksir total kerugian mencapai sekitar Rp 1 Miliar.
“Kalau kerugian saya taksir sekitar Rp 1 Miliar. Karena selain bangunan yang ludes, ada beberapa bahan produksi yang juga ikut terbakar. Dua alat mesin robot penggorengan juga ikut hangus terbakar. Satu alat mesin robot senilai sekitar Rp 450 juta,” ungkap H Bambang.
Peristiwa kebakaran yang sempat menggemparkan warga sekitar sendiri, terjadi sekitar pukul 14.45. Api mulai muncul dari sisi timur sebelah selatan gudang penggorengan. Sumber api sendiri, dari percikan api yang kemudian membakar kayu atap bangunan yang selanjutnya merambat bangunan lain.
Api berkobar makin besar, karena selain kondisi ruangan penggorengan yang panas, juga angin berkobar cukup kencang. Sekitar 20 karyawan yang berada di dalam ruang penggorengan, berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Tetapi api sangat sulit untuk dipadamkan.
“Awalnya api kelihatan kecil dari atas yang kemudian merambat ke bangunan lainnya. Kami sudah berusaha memadamkan, tetapi tidak bisa karena api malah semakin besar,” tutur Andi, salah satu karyawan.
Karena api semakin besar dan karyawan kewalahan untuk memadamkan, kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Turen dan petugas pemadam kebakaran. Sekitar 30 menit tiga mobil PMK datang ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah bersusah payah, akhirnya sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.“Kejadian ini adalah kecalakaan mas. Kerugian akibat kejadian ini memang besar, namun untuk bangunan ini sebelumnya sudah kami asuransikan,” ujar Bambang.
Kapolsek Turen, Kompol Agus Suryoso, mengatakan kebakaran tersebut sedang dalam penyelidikannya. “Kami masih melakukan penyelidikan diback up Polres Malang. Untuk menyelidiki penyebab kebakaran sebenarnya, kami akan melakukan olah TKP dengan menurunkan tim Identifikasi dari Polres Malang,” kata Agus Suryoso.(agp/nug)