Kapolres : Pelaku Pemain Lama dan Profesional

KAPOLRES Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta SIK mengaku sudah menerima laporan perampokan itu. Pria yang pernah menjabat sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, menduga kawanan pelaku adalah pemain lama yang belum ditangkap polisi. “Bisa jadi para pelaku itu adalah pemain lama yang selama ini belum tertangkap. Karena dalam menjalankan aksinya, mereka terbilang cukup profesional dan seperti sudah sering melakukan perampokan,“ ucapnya dihubungi Malang Post. Hal itu katanya, dikuatkan dari keterangan dua korban penjaga sekolah yang mengalaminya.
Hal itu juga dikuatkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Malang, saat memintai keterangan dua penjaga sekolah itu, maupun saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Sekilas dari keterangan dua korban, para pelaku menjalankan aksinya sangat cepat dan profesional,“ ungkapnya. Disinggung mengenai keterkaitan dengan aksi perampokan yang terjadi di Kecamatan Poncokusumo pekan lalu, dia mengaku penyidik sedang mencari tahu apakah ada kesamaan modusnya maupun para pelakunya. “Penyidik Satreskrim saat ini masih mendalaminya,“ kata pria murah senyum ini.
Sementara itu, Deriyan tak membebani penyidik Satreskirm Polres Malang dengan tenggat waktu untuk dapat mengungkap kasus ini. “Yang penting, hasilnya. Yakni dengan dapat terungkapnya para pelaku. Saya khawatir bila ditarget waktu, kinerja penyidik nantinya tak maksimal,“ kata dia. Menurut sumber terpecaya di Polres Malang, kawanan pelaku yang menyatroni SMAN 1 Tumpang tersebut merupakan residivis. “Hasil dari pemeriksaan tadi, pelaku perampokan merupakan mantan napi yang sudah bebas ataupun keluar,“ ujar sumber ini. (big/mar)