Pelaku dari Luar Kota

BATU-Polisi mulai mendapatkan titik terang pelaku perampasan duit Rp 40 juta di kawasan Jalan Agus Salim. Sejumlah jaringan yang ditengarai menjadi pelaku aksi kriminalistas di siang bolong tersebut. Diperkirakan, aksi itu dilakukan oleh jaringan pelaku perampasan dari luar Kota Batu.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolsek Batu, AKP Slamet Riyadi kepada Malang Post, kemarin. Polisi sempat kesulitan melacak pelaku perampasan tersebut. Sebab, sampai detik ini belum diketahui nomor polisi (nopol) pelaku. “Diperkirakan pelaku dari luar Kota Batu, kita masih pendalaman sejumlah jaringan,” tegas Slamet Riyadi.
Bahkan, Slamet Riyadi, menegaskan, bahwa jaringan tersebut dalam pengejaran. Aksi dengan modus seperti itu sudah sering terjadi. Pelaku biasanya membuntuti korban setelah mengambil duit dari bank setempat. “Sedangkan ditangani buser, kita masih terus pulbaket saksi-saksi,” aku dia.
Seperti diberitakan Malang Post, aksi kejahatan itu menimpa H Muhammad, 50 tahun, pemilik Warung Barokah di Jalan Agus Salim Kota Batu. Pria yang tinggal di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu tersebut harus kehilangan uang Rp 40 juta akibat perampasan di Jalan Agus Salim tersebut.
Muhammad dan istrinya Sriatin baru mengambil uang Rp 40 juta dari BCA, Jalan Panglima Sudirman. Setelah keluar dari bank menggunakan mobil Toyota Hardtop, N 1353 KB, keduanya sempat mampir ke toko bangunan di Jalan WR Supratman. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke warun Barokah yang berjarak sekitar dua kilometer.
Di depan warung, Sriatin melihat ban belakang sebelah kiri kempes. Saat itu, suaminya  keluar dari mobil untuk melihat kondisi ban. Saat itulah, pelaku dengan mengendari Suzuki Satria FU langsung merampas tas berisi duit korban.
"Saya melihat kondisi ban yang kempes. Begitu juga dengan istri saya. Tiba-tiba saja dua orang menggunakan motor langsung merampas tas berisi uang Rp 40 juta," ujar Muhammad.(ary/nda)