15 Kali Jambret, Jadi Bulan-Bulanan Warga

TERTANGKAP : Tersangka Jumari, salah satu pelaku jambret bersama dengan barang bukti sepeda motor Yamaha RX King.

SUMBERPUCUNG – Penjahat jalanan alias jambret yang selama ini beraksi di wilayah Kabupaten Malang, akhirnya kena batunya. Akhir pekan lalu, dua pelaku jambret yang beraksi lebih dari 15 kali, berhasil diamankan petugas Polsek Sumberpucung.
Keduanya diamankan setelah menjambret tas berisi laptop milik Devi Anastya, warga Kesamben, Blitar. Sebelum ditangkap, mereka sempat menjadi bulan-bulanan warga. Salah satu pelaku diantaranya, bahkan sempat dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen, karena mengalami patah tulang kaki kiri. Dan hingga kemarin kondisinya masih lemas.
Mereka itu adalah RV alias Sugeng, 17 tahun, warga Dusun Pondok Kobong, Desa Sumberpetung, Kalipare. RV ini yang dirawat di rumah sakit karena patah kaki. Dan satu lagi adalah Jumari, 22 tahun, warga Dusun Alas Tledek, Desa Putukrejo, Kalipare.
“Selain mereka berdua, kami juga mengamankan barang bukti laptop merek Acer serta sepeda motor Yamaha RX King yang dijadikan sarana menjambret,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Harianto.
Aksi jambret sendiri, terjadi di Jalan Raya Dusun Mbodo, Desa/Kecamatan Sumberpucung sekitar pukul 20.00. Ceritanya, malam itu korban berniat pulang dengan mengendarai sepeda motor. Ketika dalam perjalanan pulang ini, di lokasi kejadian korban dipepet oleh kedua tersangka yang berboncengan sepeda motor.
Selanjutnya salah satu pelaku yang dibonceng, berusaha menarik tas berisi laptop milik korban. Namun korban yang sadar, berusaha mempertahankan hingga terjadi tarik menarik dan membuat kedua tersangka dan korban terjatuh. Ketika terjatuh inilah, korban berteriak minta tolong hingga didengar warga sekitar.
Begitu mengetahui bahwa dua orang itu pelaku jambret, warga langsung menghakiminya. Jumari yang sempat berusaha kabur pun, akhirnya berhasil ditangkap.
“Dari pengakuan mereka ini, mengaku kalau aksinya lebih dari 15 TKP. Diantaranya di Pagak, Kepanjen, Karangkates, dan di Sumberpucung sendiri,” ujar Budi Harianto.(agp/aim)