BRI Kawi Siap-Siap Digugat

Graha Dewata
MALANG– Hari ini, warga perumahan Graha Dewata kembali menagih janji BRI Kawi untuk penyelesaian masalah sertifikat rumah mereka yang dijanjikan akan diselesaikan dalam waktu 10 hari. Mereka berharap, penyelesaian dengan cara win-win solution yang pernah diajukan sebelumnya, bisa disepakati oleh bank tersebut. Gunadi Handoko, SH, MM, M.Hum, kuasa hukum warga perumahan Graha Dewata mengungkapkan, pihak BRI Kawi sudah menjanjikan akan menyelesaikan permasalahan sertifikat yang dijaminkan Putu Raka Wibawa, owner PT. Dewata  Abdi Nusa sebagai kredit konstruksi perumahan tersebut.  “Warga kembali menanyakan masalah tersebut ke pihak bank besok (hari ini). Batas waktunya tanggal 9 Mei ini. Melalui kami, pasti akan ditanyakan bagaimana janji mereka untuk menyelesaikannya,” ungkap Gunadi, sapaan akrabnya.
Menurut dia, para user sudah cukup lama bersabar terkait masalah ini. “Bayangkan saja, ada warga yang sudah dua tahun hanya mendapatkan janji dan ketidakpastian dari BRI. Hingga mereka sempat melakukan demo ke BRI Kawi dan Bank Indonesia. Hanya saja BRI terkesan cuci tangan,” terang dia. Pria ini menjelaskan, dalam hitungan aset,  jaminan milik Putu, panggilan bos Graha Dewata yang kini mendekam di sel Mapolres Malang Kota, harusnya sudah bisa untuk menebus 125 sertifikat milik user yang sekarang sudah dipindahtangankan oleh BRI ke orang lain.  “Aset milik Putu masih lebih dari 9.000 hektar tanah. Itu belum bangunan rumah. Harusnya bisa digunakan untuk menyelesaikan tanggungan di BRI Kawi,” tegasnya. Rencananya, hari ini, pengacara beken ini akan menanyakan janji BRI Kawi tersebut melalui telepon.
“Kalau memang tidak ada kesepakatan yang memihak klien kami, segera kami laporkan ke Mabes Polri maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” papar dia.  Menurutnya, uang yang digunakan untuk proses kredit tersebut itu kan milik pemerintah. “Kami juga segera gugat perdata BRI Kawi karena warga sudah capek dengan janji-janji bank,” pungkasnya. Seperti diketahui, Senin (29/4), Abdul Azis, perwakilan warga Graha Dewata dan Gunadi mendatangi BRI Kawi. Mereka bertemu dengan pimpinan BRI Kawi. Dalam pertemuan didampingi kuasa hukum dari BRI Kawi, warga meminta BRI membereskan tanggungan sertifikat milik mereka. (mar)