Perampok Bercadar Beraksi Di Rumah Anggota Banser

GEDANGAN – Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini, rumah Munaji, 47 tahun, di Dusun Mulyosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan yang menjadi sasarannya. Pelaku yang berjumlah empat orang ini, tidak hanya membawa kabur barang-barang berharga milik korban. Tetapi juga sempat menyekap dan menganiaya istri serta anak korban.
Akibat kejadian itu, korban mengaku menderita kerugian sekitar Rp 3 juta. Sementara kasus perampokan itu sendiri, kini sedang dalam penyelidikan petugas Polsek Gedangan dan Polres Malang.
Diperoleh keterangan, aksi perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.30. Ketika kejadian di rumah ada tiga orang. Ngatiyah, 47 tahun suami Munaji, Aris sodik, 18 tahun anaknya serta Muhammad Firman, 8 tahun, keponakannya. Sedangkan Munaji sendiri, yang diketahui sebagai anggota Banser sedang ada pengamanan (Pam) kegiatan di wilayah Gondanglegi.
Pelaku yang berjumlah empat orang, tiga diantaranya memakai cadar serta menghunus senjata tajam ini, masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela depan. Begitu masuk pelaku langsung menuju kamar Ngatiyah. Wanita setengah baya ini, dilumpuhkan dengan dipukul dan ditendang. Bahkan, kepala Ngatiyah, juga dibacok.
Setelah tak berdaya, Ngatiyah langsung diikat dengan kain dan tali tamper warna biru. Mulutnya yang berdarah ditutup dengan lakban. “Saya juga dipukul dan ditendang, ketika terbangun saat mendengar ibu menjerit. Namun ketika mau menolong pelaku sudah memukuli dan mengancam akan membunuh,” ungkap Aris Sodik.
Begitu juga dengan Muhammad Firman, keponakannya yang ikut disekap meski tidak sampai dipukul. Setelah berhasil melumpuhkan penghuni rumah, pelaku langsung mengambil beberapa barang berharga milik korban. Diantaranya kalung seberat 5,5 gram, giwang seberat 3 gram, serta uang tunai sebesar Rp 600 ribu.
Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, pelaku lalu kabur lewat jalan semula. Tak lama setelah pelaku kabur inilah, korban berusaha melepaskan dirinya. Setelah itu meminta tolong warga yang selanjutnya melaporkan ke petugas Polsek Gedangan.(agp/aim)