Jadi Penadah, Tiga Warga Wajak Ditahan

WAJAK – Tiga pemuda warga Desa Sumber Putih, Kecamatan Wajak akhir pekan lalu dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Malang. Mereka ditahan karena sebagai penadah sepeda motor hasil kejahatan.
Ketiganya Sukisno, 30 tahun, warga Dusun Wonoayu, Hermanto, 26 tahun, warga Dusun Arjosari serta Arofik, 33 tahun, warga Dusun Sumberputih. Selain mereka bertiga, petugas juga mengamankan barang bukti dua sepeda motor Honda Supra Fit.
Salah satunya diketahui milik Sutik, warga Kecamatan Kedungkandang yang hilang pada 25 Desember 2012 lalu. Sepeda motor warna silver tahun 2006 itu, hilang dicuri ketika di parkir di teras depan rumah. Sedangkan untuk barang bukti sepeda motor satu lainnya masih misterius.
“Barang bukti ini, kami amankan dari ketiganya. Sedangkan untuk pemetik (pelaku utama) saat ini masih kami kembangkan. Yang jelas, identitasnya sudah kami kantongi,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka Sukisno ini yang kali pertama mendapat sepeda motor curian itu dari Sutris, pelaku utama yang kini buron. Dia Membeli dari Sutris sekitar tiga bulan lalu seharga Rp 1,5 juta.
Setelah itu, oleh Sukisno sepeda tersebut dijual lagi kepada Hermanto seharga Rp 1,6 juta. Dan dari Hermanto sendiri, sepeda itu dijual kepada Arofik seharga Rp 1,65 juta. “Saya hanya mendapatkan untuk Rp 100 ribu saja dari penjualan sepeda motor itu. Dan untuk Sutris dimana, saya tidak tahu,” kata tersangka Sukisno.
Tertangkapnya ketiga penadah ini sendiri, bermula dari kecurigaan petugas dengan sepeda motor milik Arofik. Setelah diselidiki dan diketahui bahwa sepeda motor itu tanpa dilengkapi dengan surat-surat, akhirnya petugas langsung menangkap Arofik. Selanjutnya dari Arofik ini, berkembang ke dua tersangka lainnya.(agp/aim)