Gendam Incar Penumpang Perempuan

MALANG - Hati-hati para penumpang bus jurusan Surabaya - Malang terhadap orang tak dikenal. Belakang muncul modus gendam memakai Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) untuk kedok aksinya. Korban dibawa ke RSSA, kemudian dimintai uang untuk biaya pasien atau staff RSSA.
Hal itu terjadi pada Siti Sumia warga Kawasan Medaeng Surabaya hari Minggu (12/5) lalu. Mia sapaan akrabnya, bertemu pria bernama Okta di Terminal Bungurasih. Kemudian diajak ke Malang untuk bertemu teman Okta di RSSA.
“Saya diminta menunggu Okta di depan rumah sakit, kemudian Okta masuk,” ujarnya kepada Malang Post.
Saat keluar dari RSSA, Okta menemui Mia dan bilang temannya meminjam uang. Karena tak punya uang, Mia kemudian diminta menjual cincinnya ke toko perhiasan. Di sana, dia menerima uang Rp 300 ribu kemudian diberikan pada Okta.
”Saya menunggu lama di depan rumah sakit, setelah lapor satpam, baru tahu kalau ditipu,” akunya.
Satpam RSSA, Eko Wahyudi mengatakan bahwa modus seperti beberapa kali terjadi. Yang terakhir, sekita sebulan lalu seorang perempuan juga menjadi korban. Dia diajak pelaku ke RSSA untuk menjenguk saudaranya yang sakit.
”Pelaku masuk, kemudian keluar lagi untuk menemui korban,” terang Eko.
Pelaku biasanya beralasan saudaranya butuh tambahan biaya untuk keluar dari RS. Korban yang terakhir, kena gendam sekitar Rp 1 juta. Pelaku sudah kabur dari pintu belakang RSSA.
”Biasanya terjadi dari Surabaya kemudian diajak ke sini,” imbuhnya.
Staff rumah sakit lainnya, sebut saja Dwi mengatakan bahwa modus itu kerap terjadi. Seringkali para korban mendatangi tempat informasi untuk menanyakan pasien tertentu. Setelah di cek, ternyata nomor kamar yang diberikan adalah palsu.
”Sudah sering seperti ini, korbannya selalu perempuan, kebanyakan dari Surabaya,” aku dia.(ary/fia)