Cari Tambahan Uang Jajan ABG Curi Burung Kenari

DIAMANKAN:  Kedua ABG, MT dan TS ketika masih diamankan di Mapolsek Kepanjen.

KEPANJEN - Dua anak baru gede (ABG) warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Rabu lalu diamankan petugas Polsek Kepanjen. Mereka ditangkap karena kepergok mencuri burung kenari milik Umar Ma'ruf, 39 tahun, warga Dusun Tempur, RT13 RW04, Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen.
Keduanya masing-masing berinisial MT, 14 tahun serta TS, 19 tahun.
Selain mereka, polisi juga mengamankan dua ekor burung kenari milik korban yang dicuri untuk barang bukti. Dan karena mengingat usia keduanya yang masih di bawah umur, usai diperiksa mereka akan langsung diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang.
"Mereka ini kami jerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Kasus pencurian yang dilakukan mereka tetap kami lanjutkan, mengingat pencurian yang dilakukannya tidak hanya sekali saja, tetapi sudah beberapa kali," ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Aksi pencurian yang dilakukan mereka ini, terjadi Rabu (15/5) sekitar pukul 14.00. Sebelum mencuri, mereka terlebih dahulu janjian ketemu. Setelah itu, dengan berboncengan sepeda motor yang dipinjam dari temannya, kedua menuju ke tempat sasaran yang sebelumnya sudah direncanakan.
Begitu tiba di depan rumah korban, keduanya membagi tugas. MT bertugas sebagai eksekutor, sedangkan ST sendiri menunggu di atas motor. Sementara burung kenari yang dicuri sendiri, saat itu oleh korban ditaruh di samping rumah.
Setelah melihat kondisi sekitar sepi, apalagi korban saat itu juga tidak ada di rumah, MT langsung mengambil dua ekor burung yang kemudian buru-buru kabur. Namun apes, belum sempat kabur aksinya diketahui Andi tetangga korban. Saksi langsung berteriak maling dan langsung mengejar MT yang kabur ke area persawahan.
Tak sampe jauh. MT pun berhasil ditangkap yang kemudian diserahkan ke petugas Polsek Kepanjen. Dari MT ini lalu mengembang ke tersangka ST, yang berhasil diamankan di rumahnya.
Dalam pemeriksaan petugas, mereka mengaku sudah tujuh kali mencuri burung sejak akhir 2012 lalu. Diantaranya di Desa Kanigoro - Pagelaran, Desa Gampingan - Pagak, Desa Panggung serta di Desa Talangagung - Kepanjen. Burung-burung hasil curian sendiri, dijual kepada seseorang di Pasar Burung Kepanjen, seharga Rp 50 ribu - Rp 100 ribu. "Uang hasil penjualannya kami bagi dua, dan habis untuk beli jajan dan makan," tutur tersangka MT yang dibenarkan ST.(agp/aim)