Melawan, Maling Jeruk Ditembak

PONCOKUSUMO – Jiono, 52 tahun, warga Dusun Ngrobyong, Desa Wonomulyo, Poncokusumo, terpaksa dilumpuhkan oleh petugas Buser Polres Malang, Rabu (22/5) dini hari.. Dia ditembak di kaki kirinya karena melawan dan berusaha merebut senjata api milik petugas ketika ditangkap. Jiono sendiri, dibekuk karena kasus pencurian buah jeruk. “Dia terpaksa dilumpuhkan karena tindakannya membahayakan petugas. Selain berusaha merebut senjata api milik petugas, dia juga sempat menabrak anggota yang melakukan penangkapan,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah.
Menurut mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota ini, Jiono ini merupakan DPO Polres Malang sejak lima bulan lalu. Dia melakukan pencurian buah jeruk milik Sehat, 60 tahun, warga Poncokusumo, pada pertengahan 2012 lalu. Bahkan, Jiono ini, juga dicurigai sebagai pelaku perampokan di wilayah Poncokusumo. “Saat ini kami masih mengembangkan ke arah dugaan perampokan itu. Bahkan, tidak hanya satu TKP saja, kemungkinan tersangka ini juga beraksi di TKP lainnya,” ujar Decky, yang juga mantan Kasatreskrim Polres Batu ini.
Sementara itu, penangkapan Jiono ini sendiri, setelah petugas mendapat informasi tentang kepulangannya. Petugas yang tak ingin buruannya ini kabur, segera melakukan penangkapan. Namun ketika akan ditangkap, dia berusaha menabrak petugas dengan kendaraan sepeda motor serta berusaha merampas pistol milik petugas. Karena dianggap melawan, petugas lantas memberikan tembakan peringatan. Namun karena tidak digubris, petugas terpaksa melumpuhkan kakinya. Usai tertembak, Jiono masih berusaha kabur dengan menjatuhkan diri ke jurang. Tetapi petugas berhasil menangkapnya. (agp/mar)