Kenek MPU Jadi Budak Sabu

MALANG – Genderang perang terhadap narkotika di wilayah Kabupaten Malang terus ditabuh Satuan Reskoba Polres Malang. Buktinya, akhir pekan lalu petugas kembali berhasil mengamankan seorang kurir narkotika jenis sabu-sabu (SS). Tersangkanya Hendi Rubianto, 26 tahun, warga Bandulan Baru, RT05 RW05, Kecamatan Sukun.
Tersangka ditangkap petugas di simpang empat Kepanjen sekitar pukul 14.30, ketika menunggu seorang temannya. Dari tangan dia petugas mengamankan sepoket SS seberat 0,3 gram.
 “Barang bukti SS tersebut ditemukan petugas di dalam HP E-Touch miliknya,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mashudi.
Penangkapan tersangka Hendi, menurut Soleh bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa Hendi, kenek MPU juruan Malang – Blitar ini baru saja mendapat pasokan SS. Dan serbuk haram tersebut, sedianyakan akan diserahkan ke seorang pembeli di Kepanjen.
Berdasarkan informasi itulah, petugas lantas melakukan penyelidikan. Begitu diketahui Hendi berada di simpang empat Kepanjen, petugas langsung melakukan penyergapan. Awalnya, dia mengelak tuduhan membawa SS. Namun begitu digeledah dan ditemukan sepoket SS di dalam handphone miliknya, tersangka tidak bisa lagi berkutik.
Sementara itu, dalam keterangannya kepada penyidik, Hendi mengaku kalau SS tersebut didapat dari seorang Rudi, temannya asal Surabaya. Rudi diakuinya kenalan sesama pemakai SS sejak dua bulan lalu. Sepoket SS dikatakan tersangka dibeli dengan harga Rp 450 ribu. Kemudian dijual lagi kepada temannya bernama Yudi, warga Kepanjen yang kini sedang diburu.
“Saya pesan barang dari Rudi itu, janjian lewat telepon. Kemudian setelah ada barang, kami sepakat ketemuan di Terminal Arjosari. Dan SS tersebut sedianya akan saya jual kepada Yudi, seharga Rp 550 ribu. Namun belum sampai menjual, sudah ditangkap polisi,” tutur tersangka Hendi.(agp/aim)