Pulang Sekolah, Siswa PGRI Dilindas Bus

DIEVAKUASI: Kondisi korban sesaat setelah kejadian tabrak lari, dievakuasi untuk dibawa ke RSSA Malang.

LAWANG - Nasib tragis dialami pelajar siswa kelas II SMA PGRI 1 Lawang, Frisky Waluyo Ardianto, 18 tahun warga Kelurahan Kalirejo RT 01 RW 05, Kecamatan Lawang, Selasa siang kemarin. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda N 6069 JD menjadi sasaran tabrak lari yang mengakibatkan nyawa korban melayang.
Kejadian berlangsung di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang. Korban mengalami luka serius di bagian kepala yang diduga akibat dilindas kendaraan bus. Diperoleh keterangan, siang itu korban usai mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Begitu waktunya pulang, korban yang seorang diri mampir ke rumah neneknya terlebih dahulu. Selanjutnya, langsung mengendarai motornya untuk pulang ke rumah.
Saat melintas di Jalan Raya Dr Wahidin atau di Timur Losmen Gaya Baru itulah, korban yang melaju dari arah Utara, terjebak macet oleh kendaraan Lawang-Arjosari (LA), yang ketika itu menunggu penumpang. Saat korban hendak mendahului dari kanan itulah, tiba-tiba dari arah sama, bus berpenumpang juga melintas.  Seketika itu, korban langsung diketahui saksi mata sudah tersungkur di tengah jalan. Helm yang dikenakan korban, tetap melekat di kepala dan dalam kondisi hancur.
“Kemungkinannya ya ditabrak bus. Karena sebelum korban mendahului angkutan LA, pada saat bersamaan ada bus yang melaju dari arah sama. Sementara posisi LA, masih berada di depan motor korban,” kata seorang saksi mata yang juga pelajar siswi SMAN 1 Lawang, Rima Dasila.
Dugaan itu dikuatkan oleh saksi, seiring dengan kondisi luka serius di bagian kepala korban. Dari helm yang digunakan dan masih dipakai kondisinya hancur. Sementara kendaraan, juga tetap melajukan kendaraan ke arah Terminal Arjosari.
“Saya tidak sampai melihat nomor kendaraan polisinya. Tapi saat itu, bus sempat mengklakson sebelum akhirnya terus melanjutkan perjalanan ke arah Malang,” tambahnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu, spontan dengan dibantu petugas reskrim Polsek Lawang yang ada di TKP serta petugas kecamatan, mengevakuasi tubuh korban ke tepi jalan. Selanjutnya, langsung membawa tubuh korban ke RSSA Malang.
Guru dan teman korban, pun sempat melihat kondisi tubuh korban dan memastikan bahwa itu teman sekolah. Sementara akibat kejadian itu, kemacetan sampai sepanjang setengah kilometer. (sit/aim)