Pengepul Togel Digulung

MENDEKAM : Koko dan Laseman sejak kemarin harus mendekam di dalam tahanan Mapolres Malang

KEPANJEN- Perjudian jenis judi toto gelap (Togel) di Kabupaten Malang ternyata masih marak. Terbukti dengan masih beredarnya judi kupon putih ini. Kemarin, anggota reskrim Polsekta Sukun mengamankan dua pelaku yang diketahui sebagai pengepul dan pengecer togel yang beroperasi di Kalipare.
Keduanya yakni, Koko, 45 tahun asal Kota Makassar yang bertindak sebagai pengepul togel. Dan satu lagi adalah Laseman, 60 tahun, warga Desa Kalirejo, Kalipare, sebagai pengecer togel yang diperoleh dari Koko. “Mereka semuanya, ditangkap di rumah Laseman,“ ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah, kemarin.
Dia menjelaskan, penangkapan sendiri setelah petugas mendapat laporan dari masyarakat kalau Laseman menjadi pengecer togel di kampungnya.
Berdasarkan laporan itu, petugas kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan yang lebih mendalam lagi.
Hasilnya yakin begitu benar-benar diketahui Laseman mengecer togel, akhirnya petugas pun menangkapnya. “Dari tangan Laseman ini, kami menyita bollpoin, kertas berisi nomor togel, rekapan togel, kupon togel, dan sebuah HP merk nokia,“ beber mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota ini.
Kemudian, dari penangkapan Laseman ini petugas lantas mengembangkan kasusnya. Laseman yang diperiksa mengaku mendapatkan kupon togel itu dari Koko. Akhirnya tak menunggu lama,hari itu juga  petugas langsung mencari keberadaan Koko dan berhasil menangkap di rumah kontrak’anya yang juga terletak di Desa Kalirejo, Kalipare.
Barang bukti yang disita dari pria ini, petugas mengamankan dua nota isi nomor togel, HP merk Nokia E-61 beserta di dalamnya juga terdapat nomor togel. “Saya ini pengepul togel kecil-kecilan. Baru beberapa bulan ini saya nekat menjadi pengepul. Saya menyetorkan ke bandar yang berada di Makassar, asal saya,“ tukas Koko.
Akibat perbuatan yang dilakukan, Decky menjelaskan kedua tersangka terancam kurungan penjara maksimal 10 tahun. “Kedua tersangka, kami jerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman pidana maksimal sepuluh tahun penjara,“ pungkasnya. (big/aim)