Subandi Didakwa Pembunuhan Berencana

LEMAS : Subandi Hari Prasetyo, 47 tahun, PNS pelaku pembunuhan terhadap Nuryanti, janda cantik asal Desa Penarukan, Kepanjen mulai menjalani sidang perdananya.

KEPANJEN – Subandi Hari Prasetyo, 47 tahun, PNS pelaku pembunuhan terhadap Nuryanti, 43 tahun, janda cantik asal Desa Penarukan, Kepanjen, kemarin mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen. Dalam sidang perdana yang diketuai Majelis Hakim, Bambang Sasmita SH, terdakwa Subandi tanpa ditemani kuasa hukumnya, Bambang Suherwono, SH.
Kuasa hukum, warga Dusun Bantur Timur, RT43 RW09, Desa/Kecamatan Bantur ini, tidak bisa mendampingi karena sedang ada agenda sidang Tipikor di Surabaya. Namun, karena agenda sidang pertama hanya pembacaan dakwaan, meski tanpa ditemani kuasa hukum Subandi, tetap minta sidang dilanjutkan.
“Saya ada kuasa hukum, tetapi sekarang tidak ada. Namun saya siap sidang dilanjutkan,” jawab Subandi Hari Prasetyo, ketika ditanya Ketua Majelis Hakim, apakah terdakwa didampingi kuasa hukum.
Karena ada kesepakatan, akhirnya Nur Ali SH, yang ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan. Dalam dakwaannya, diceritakan tentang kronologis pembunuhan sadis yang dilakukan Subandi kepada Nuryanti, kekasihnya pada 3 Maret 2013 lalu.
Dimana, Subandi, Kasubid Bina Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan HAM Bakesbangpol di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemkab Malang ini, melakukan pembunuhan itu direncanakan terlebih dahulu. Dia membunuh korban dengan menggunakan alat skop dan dicekik. Setelah meninggal korban lalu dikubur di kawasan hutan di Dusun Bantur Timur, Desa/Kecamatan Bantur.
“Menyimpulkan kronologis di atas, terdakwa Subandi Hari Prasetyo, kami dakwa dengan dakwaan primair pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan berencana,” ujar Nur Ali, saat membacakan dakwaan Subandi.(agp)