Hindari Sepeda Motor, Truk Sekam Terguling

TUREN – Kendaraan truk bermuatan sekam yang dikemudikan Yayak, warga Desa Kepatihan, Kecamatan Dampit, kemarin siang terguling di Jalan Raya Tanggung, Kecamatan Turen. Truk nopol N 8404 UJ ini, terguling karena berusaha menghindari sepeda motor.
Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut. Namun sedikitnya 297 ekor anak ayam petelur milik H Edy Purnomo, warga Singosari ini mati. Anak ayam baru berusia sebulan tersebut mati karena badan truk menimpa kandang yang berisi anak ayam itu. Kerugian yang ditimbulkan dari kejadian itupun cukup besar.
“Kalau ditotal kerugian sekitar Rp 10 juta. Sebab untuk anak ayam saja yang mati sekitar Rp 4,7 juta. Sedangkan untuk pagar dan kandang masih belum terhitung berapa nominalnya,” ungkap Edy Purnomo.
Menurut kenek truk, Zaenal Fanany, 28 tahun, yang juga warga Desa Kepatihan, Dampit ini, bahwa sekam yang diangkut itu diambil dari Madura. Dia bersama sopirnya, berangkat dari Madura Jumat malam sekitar pukul 23.00. “Kemana tujuannya, saya tidak tahu karena hanya ikutan saja. Yang jelas, berat sekam itu sekitar 1,5 ton,” ujar Zaenal Fanany.
Sementara, kecelakaan  kemarin terjadi sekitar pukul 12.00. Sebelum kecelakaan truk berjalan normal dari arah barat ke timur. Namun ketika melintas di lokasi kejadian, Yayak kaget setelah ada sepeda motor dari arah berlawanan yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Karena tidak ingin terjadi tabrakan, Yayak berusaha menghindari dengan membanting setir ke kiri. Tabrakan dengan sepeda motor, memang berhasil dihindari. Namun truk justru terguling, setelah roda truk sebelah kiri masuk bahu jalan.
Hingga sore kemarin, petugas Satlantas Polres Malang masih sibuk melakukan evakuasi kendaraan truk itu. Dua mobil Derek terpaksa didatangkan untuk mengevakuasi truk yang menimpa kandang ayam itu. Dan selama proses evakuasi, arus kendaraan sedikit terganggu.(agp/aim)