Lamar Kerja, Tertipu Rp 9,6 Juta

MALANG - Penipuan dengan menawarkan pekerjaan melalui internet kembali terjadi. Korban kali ini, Aditya, 25 tahun, warga Jalan Terusan Batubara Malang. Dia mengaku menelan kerugian hingga Rp 9,6 juta. Kasusnya sendiri, masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim Polres Malang Kota. Kepada polisi yang memeriksanya, korban mengatakan mendapat e-mail rekrutmenpampersada@gmail.com tentang penawaran kerja di PT. Pama Persada Nusantara di Jakarta. Di dalam e-mail perusahaan alat berat ini, korban ditawari pekerjaan sebagai supervisor. Merasa antusias dengan penawaran ini, Aditya lantas mengajukan lamaran pekerjaan lewat e-mail ke perusahaan itu.
“Sekitar beberapa hari, tepatnya Senin (3/6) lalu, lamaran saya dapat balasan lewat SMS. Katanya, saya diterima kerja di perusahaan itu. Bahkan, saya juga diminta untuk mengirimkan uang sejumlah Rp 9,6 juta ke rekening Bank BRI yang diminta dalam SMS. Uang itu, katanya untuk biaya tiket pesawat saya dari Malang menuju Jakarta dan sebaliknya serta biaya akomodasi selama training di Jakarta,” ungkap korban kepada polisi. Tanpa curiga akan menjadi korban penipuan, pemuda ini mengirimkan uang tersebut. Bahkan, setelah itu, dia mendapat SMS tentang kode booking pesawat yang akan membawanya ke Jakarta.
Aditya baru sadar menjadi korban penipuan ketika menanyakan kode booking tiket pesawat ke salah satu maskapai penerbangan yang ditunjuk. “Ternyata kode booking tiket pesawat itu palsu. Saat saya telepon, nomor ponsel yang digunakan untuk mengirikan SMS balasan pekerjaan sudah mati,” ujar dia.  Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan meminta kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan modus penawaran pekerjaan lewat internet. (mar)