Lupa Tutup Jerigen Bensin, Kios Tambal Ban Ludes Terbakar

LUDES : Kondisi kios tambal ban sekaligus rumah Pujianto yang ludes terbakar.

SUMBERPUCUNG – Kebakaran hebat, Senin (10/6) kemarin siang meludeskan kios tambal ban dan onderdil sepeda motor di Jalan Raya Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung milik Pujianto. Api yang membakar kios yang berada tepat di depan Pasar Ngebruk diduga dari bensin eceran yang dijualnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Kasus itu sedang dalam penyelidikan petugas Polsek Sumberpucung.
“Untuk sementara penyebabnya karena bensin eceran. Namun apakah ada penyebab lainnya, masih kami selidiki. Pasalnya, begitu terjadi kebakaran pemiliknya langsung pergi, kemungkinan dia ketakutan,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Harianto kepada Malang Post, kemarin.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45. Menurut H Mahfud, Ketua RT20 RW03 setempat, sebelum terjadi kebakaran, Pujianto, 48 tahun pemilik kios ini sedang mengisi bensin eceran dari jirigen ke dalam botol. Ketika sedang mengisi itulah, datang seorang pengendara motor yang mau menambal ban.
Pujianto lantas menambal sepeda motor itu. Dia kemungkinan lupa tidak menutup botol dan jirigen yang terisi bensin. Saat menyalakan api untuk menambal ban itulah, api langsung menyambar bensin dalam botol dan jirigen yang terbuka tanpa tutup.
Korban tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab api yang membesar langsung menyambar seluruh bangunan rumahnya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, berusaha memadamkan api dengan air dan perlengkapan seadanya. Sebagian lagi melaporkan ke petugas Polsek Sumberpucung dan petugas PMK Kabupaten Malang.
Tak lama kemudian, polisi dan petugas PMK datang ke lokasi. Namun api sudah terlanjur meludeskan seluruh bangunan. Kejadian itu sendiri, selain mengundang ratusan warga yang ingin melihat, juga sempat membuat arus lalu lintas macet hingga sejauh satu kilometer.(agp/aim)