Asyik Nyabu, Sopir Travel Digrebek

DIBEKUK: Kedua tersangka Soleh Nabil dan Nur Fauzi, bersama barang buktinya.

KEPANJEN – Dua sopir travel Pemulangan, Minggu malam lalu ditangkap petugas Reskoba Polres Malang, yakni Soleh Nabil, 28 tahun, warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Dan Nur Fauzi, 41 tahun, warga Jalan Krajan, Desa Sengguruh, Kepanjen. Keduanya digrebek, di dalam rumah tersangka Nur Fauzi saat hendak pesta narkoba jenis sabu-sabu (SS).
Barang bukti yang diamankan petugas dari tangan mereka, yaitu dua poket SS seberat 1 gram, dua alat hisap serta dua buah korek api. “Barang bukti itu kami temukan di atas meja. Dan akibat perbuatannya itu, mereka dijerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun kurungan penjara,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Menurut mantan Kanitreskrim Polsek Tirtoyudo ini, penangkapan kedua tersangka ini bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan ada pesta SS di rumah Nur Fauzi. Berdasarkan laporan tersebut, petugas lalu melakukan penyelidikan. Begitu diketahui benar bahwa di rumah Nur Fauzi ada pesta SS, petugas langsung menggrebek dan menangkap keduanya.
Sementara itu, dalam keterangannya kedua tersangka ini mengaku mendapat barang haram itu, teman kenalannya di Jakarta. Dia membeli SS sudah dua kali. Pertama sekitar sebulan lalu, yang kemudian habis di pakai. Dan kedua akhir pekan lalu sebelum tertangkap.
“Sepoket SS kami beli dengan harga Rp 250.000. Kami membelinya ketika ada penumpang travel dengan tujuan Jakarta. Sehingga sekalian mengantar penumpang, juga sekalian membeli SS,” ujar tersangka Nur Fauzi.
Alasan kenapa mengkonsumsi SS itu sendiri, dikatakan mereka supaya tidak mengantuk ketika menyetir mobil. “Kami memakai hanya untuk doping saja, supaya tidak ngantuk,” tutur Soleh Nabil.(agp/aim)