Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Dibuang ke Kali

DIBUANG : Petugas kamar jenazah RSSA menunjukkan kardus yang di dalamnya berisi mayat bayi perempuan.

LAWANG - Masyarakat Desa Ngamarto, Kecamatan Lawang, Senin pagi kemarin digegerkan dengan penemuan sosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Mayat bayi itu, ditemukan di Sungai Ngamarto yang melintasi desa tersebut. Belum diketahui siapa orangtua yang tega membuang bayi yang malang dan tak berdosa itu.
Informasi yang diperoleh,  penemuan bayi sekitar pukul 08.00 WIB. Orang yang pertama kali menemukan bayi itu adalah Sugianto, warga RT 06 RW 07, Desa Ngmarto, Lawang. Ceritanya, saat itu pria berusia 33 tahun tersebut seperti biasa hendak memancing ikan di Sungai Ngamarto, sebagai pekerjaanya sehari-hari Saat hendak mancing ikan itu, dia curiga ada sesuatu yang aneh tersangkut dipinggiran sungai.
 “Saya kira itu boneka. Tapi, setelah saya dekati ternyata mayat bayi,” ujarnya kepada wartawan kemarin.
 Melihat hal itu, sontak membuatnya kaget. Diapun memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa. Oleh perangkat desa dilanjutkan laporan ke Polsek Lawang. Petugas yang datang, kemudian mengevakuasi mayat bayi tersebut dan dibawa ke kamar mayat RSSA Kota Malang. Saat ditemukan, Sugianto mengatakan mayat bayi tersebut sudah dalam kondisi yang mengenaskan.
“Seluruh badannya biru-biru, seperti habis dipukuli maupun membusuk. Wajahnya juga tak kelihatan, karena mengalami pembengkakan. Selain itu, tali pusarnya juga belum dipotong,“ bebernya. Dengan kondisi seperti itu, kepolisian menduga mayat bayi tak berdosa itu dibuang, usai dilahirkan oleh ibunya.
kepolisian masih menyelidiki siapa ibu biadab yang tega membuang bayi yang baru dilahirkannya itu. “Untuk pelaku pembuangan bayi itu, masih kami selidiki. Dugaan kami, mayat bayi ini, bukan dari desa sini,” ungkap Kapolsek Lawang, Kompol Eko Suminto, saat dihubungi terpisah. (big/sit/aim)