Rumah Rekanan Mabes Polri Dimaling

MALANG - Pencuri spesialis rumah kosong, kembali berkeliaran. Kemarin siang, pencuri membobol rumah Hengky Wijaya, 62 tahun, warga Jalan Simpang Dieng I/17 Malang.
Dari rumah pengusaha rekanan Mabes Polri tersebut, pencuri membawa kabur perhiasan dan berlian senilai ratusan juta rupiah. Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto SIK, M.Hum memberikan atensi terhadap kasus tersebut. Usai dilaporkan ke polisi, mantan Kapolres Trenggalek ini mendatangi TKP dan melakukan koordinasi dengan jajaran Satreskrim serta Polsekta Sukun untuk mengungkap pelakunya.
Perwira yang pernah menjabat Waka Polres Malang Kota itu, cukup lama berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Arief Kristanto SH, SIK dan unit identifikasi.
Sementara, Informasi yang dihimpun Malang Post, pencuri diduga beraksi hanya sekitar 30 menit. Antara pukul 11.00 hingga 11.30. Waktu itu, rumah ditinggal kosong oleh Ima, istri Hengky ke pasar. Sementara, penghuni lainnya pergi bekerja. Kembali dari pasar itulah, Ima mengetahui rumah yang dihuninya dibobol pencuri.
‘’Begitu saya masuk halaman setelah membuka pagar, saya lihat pintu rumah sedikit terbuka. Ada bekas congkelan. Saya lihat ke dalam, lemari di kamar sudah berantakan,’’ papar wanita ini
Kepada anggota Satreskrim Polres Malang Kota dan Polsekta Sukun yang datang,  Ima mengaku melihat perhiasan dan berlian yang disimpan di dalam lemari sudah lenyap.
‘’Pelakunya hanya mengambil perhiasan dan berlian saja. Sedangkan uang yang ada di lemari tidak diambil. Saya belum hitung berapa jumlah kerugian, namun sekitar ratusan juta,’’ ungkap istri pengusaha pemasok perlengkapan alat-alat Polri ini.
Yang aneh, menurut beberapa tetangga korban, anjing Siberian Husky yang dirawat oleh Ima dan keluarganya, sama sekali tidak menggonggong ketika para pelaku masuk.
‘’Sama sekali tidak menggonggong. Kira-kira pelaku memakai ajian sirep agar anjing tidak menggonggong,’’ ujar salah seorang tetangga yang menolak menyebutkan namanya.
Dikonfirmasi pencurian itu, Arief Kristanto menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan beberapa temuan di lokasi kejadian.
‘’Masih kami selidiki. Memang pelaku mencongkel pintu untuk masuk ke dalam rumah,’’ katanya ditemui di TKP.
Untuk mengungkap pencurian itu, polisi juga mendatangkan anjing pelacak K-9. Setelah mendapat bau orang yang dicurigai, anjing tersebut berlari menuju Jalan Terusan Dieng Malang dan berhenti di jalan tersebut.
‘’Boleh jadi, pencuri masuk ke dalam kawasan jalan itu sambil jalan kaki. Setelah mendapat barang curian, dia kembali berjalan kaki dan naik kendaraan di Jalan Terusan Dieng,’’ ungkap seorang petugas menganalisa. (mar)