Sepasang Kekasih dan Paman, Tewas Tenggelam

MALANG POST – Tiga orang tewas setelah tenggelam di bendungan Dusun Tawang, Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare. Dua diantaranya adalah paman dan keponakannya, yakni Sunardi, 51 tahun dan Masda Adi Slamet, 23 tahun. Keduanya warga setempat. Sedangkan satu lagi adalah kekasih Masda, yaitu Umi Tohiroh, 21 tahun, warga Dusun Barisan, RT08 RW01, Desa Arjowilangun Kalipare.
Mereka bertiga tewas tenggelam lantaran tidak bisa berenang, setelah perahu dayung yang dinaikinya terbalik. Setelah dievakuasi, jenazah ketiganya petang kemarin langsung dibawa pulang ke rumah duka masing-masing. Pihak keluarga menerima kematian dan menganggap kejadian itu sebagai musibah.
‘’Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Mereka meninggal dunia murni karena tenggelam. Dan keluarga sendiri sudah membuat surat pernyataan penolakan visum di rumah sakit,’’ ungkap Kapolsek Kalipare, AKP Agus Siswo Hariadi.
Peristiwa yang sempat menggemparkan warga sekitar itu, terjadi sekitar pukul 14.30. Sebelum kejadian, Masda yang sehari sebelumnya baru pulang bekerja di penambangan batu bara di Borneo – Kalimantan ini, mengajak kekasihnya Umi Tohiroh jalan-jalan. Keduanya jalan-jalan melihat karamba ikan milik Masda, yang dikelolah Sunardi di bendungan.
Setiba di tempat karamba ikan, Masda lalu mengajak kekasihnya naik perahu. Keduanya lantas meminta bantuan Sunardi, untuk mendayung perahu kecil yang panjangnya sekitar empat meter dan lebar sekitar 75 sentimeter.
Awalnya, ketika perahu baru berjalan beberapa meter sama sekali tidak masalah. Namun begitu sudah berada di tengah-tengah, Umi Tohiroh yang tidak biasa naik perahu ini terlihat ketakutan dan terus bergerak.
Akibatnya perahu pun langsung oleng. Sunardi Sendiri, tidak bisa mengendalikannya hingga membuat perahu terbalik. Mereka bertiga pun langsung tenggelam.
Saksi Gatot Suprianto, 27 tahun dan Sasmito, 48 tahun, warga Dusun Kopral, Desa Sukowilangun Kalipare, penjaring ikan yang melihat ketiganya tenggelam berusaha menolong. Namun sayang upaya keduanya tidak membuahkan hasil. Kedua saksi pun lalu memberitahukan kepada warga sekitar, termasuk melaporkan ke perangkat desa dan Polsek Kalipare.
Sekitar dua jam lebih dilakukan pencarian, tubuh ketiganya akhirnya berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ‘’Dugaan sementara kami, ketiganya ini tenggelam karena perahu yang ditumpanginya oleng,’’ kata Kapolsek. (agp/avi)