Simpan Sabu, Protolan SD Ditangkap

TERSANGKA: BS saat akan menjalani pemeriksaan

DAMPIT - Usia remaja bukan jaminan tidak terjerat dalam perkara sabu-sabu. Hal itulah yang membuat BS, 15 tahun warga warga Dusun Ubalan, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, harus menjalani pemeriksaan di ruang Satuan Narkoba Polres Malang, Selasa kemarin. Remaja yang mengaku berstatus protolan SD itu, ditangkap karena kedapatan menyimpan sabu-sabu sebanyak satu poket atau seberat 0,3 gram.
Kejadian itu berlangsung di Jalan Raya Sumberkembar, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. Sementara barang bukti tersebut, berhasil diamankan petugas dari saku celana depannya.
“Barang bukti itu diamankan petugas, setelah sebelumnya mendapat  informasi tentang adanya pemakai obat-obatan yang baru transaksi dengan seseorang. Dari ciri kendaraan dan pelaku, akhirnya tersangka berhasil ditangkap berikut barang bukti sabu-sabunya,” kata Humas Polres Malang, Ipda Sholeh M.
Diperoleh keterangan, tersangka kala itu bersama seorang temannya yang berisila Ad, yang teridentifikasi juga warga Dampit. Dengan menggunakan sepeda motor, kedua hendak menuju ke Desa Sedayu, Kecamatan Turen.
Hanya saja, saat motor pelaku baru sampai di Jalan Raya Sumberkembar, oleh petugas laju motornya berhasil diminta berhenti. Saat dilakukan pemeriksaan itulah, didapati serbuk putih terlarang tersebut.
BS sendiri dalam pemeriksaan petugas, mengaku kalau dirinya mendapat sabu-sabu dari seseorang yang bernama Pur alias Nyambek. Dari pria yang hanya diketahui domisilinya di Dampit itu, kemudian dibeli seharga Rp 250 ribu.
“Sabu-sabu itu rencana mau saya gunakan di rumah teman di wilayah Sedayu. Saya sendiri baru sekali memakai,” katanya kepada petugas. (sit/aim)