Penghuni Puri Kartika Asri Disatroni Pencuri

MALANG - Pencuri spesialis rumah kosong, kemarin melancarkan aksinya dengan membabi buta. Setidaknya, dua rumah di perumahan Puri Kartika Asri Malang dan satu rumah di Jalan Sultan Agung dibobol. Data yang dihimpun Malang Post, kali pertama, empat orang pencuri dengan mengendarai dua motor mendatangi rumah anggota Polres Malang Kota, Aiptu Suwardi. Namun, belum sempat mencongkel pintu, mereka dipergoki beberapa tetangga polisi ini saat meloncat pagar rumah. “Ngakunya mereka teman anak pak Suwardi. Tapi setelah ditanya kenapa harus loncat pagar, para pelaku ini memilih kabur,” ujar Slamet, tetangga Suwardi.
Peristiwa pencurian kedua, dialami Patrick, 38 tahun, warga Jalan Timah 18 (Perumahan Puri Kartika Asri) Malang. Pelaku yang diduga dua orang, masuk pagar dan mencongkel pintu rumah yang ditinggal kosong. Meski sempat mengobrak-abrik lemari, pelaku hanya membawa PlayStation Portable (PSP) dan sebuah kotak. “Nampaknya, setelah dari rumah tersebut, pelaku tidak puas dengan hasilnya,” ujar Kasat Sabhara Polres Malang Kota, AKP Misnan yang ikut datang melakukan olah TKP bersama anggota Polsekta Blimbing dan Satreskrim Polres Malang Kota.
Mereka kecewa setelah melihat isi kotak hanya berisi salib, bukan perhiasan emas. Buntutnya, rumah Atik Sundari, 49 tahun, di Jalan Terusan Aluminium 3 Malang jadi sasarannya. “Kelihatan kalau pelakunya sama karena kotak yang sempat diambil dari rumah korban Patrick ditinggal pelaku di rumah korban Atik,” tambah anggota reskrim lainnya. Dari rumah Atik yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumah Patrick, berbagai peralatan elektronik digasak. Mulai dari dua laptop merek Toshiba, dua kamera DSLR merek Nikon dan satu handycam merek Sony.
“Total kerugian sekitar Rp 40 juta,” ungkap Atik kepada Malang Post. Dia mengaku memang meninggalkan rumahnya dalam keadaaan kosong sejak pukul 09.00 untuk mengantarkan temannya pergi. “Saya kaget ketika pulang sekitar pukul 13.00, pintu pagar samping sudah terbuka. Saya lihat lagi, pintu rumah juga sudah terbuka. Ternyata barang-barang itu sudah hilang,” ujar istri seorang dokter di Lumajang tersebut. Tiga kasus pencurian itu, kemarin dilaporkan ke Mapolres Malang Kota.
Sementara itu, sehari sebelumnya, pencuri dengan modus pecah kaca mobil, kembali beraksi. Korbannya, Tommy Kristian Efrata, 39 tahun, warga Jalan Kutisari, Surabaya. Tiga laptop bermerek Toshiba, Acer dan Samsung berikut tasnya, digondol dari dalam mobilnya, Toyota Innova, L 1438 BC yang diparkir di lahan parkir ruko Jalan Soekarno Hatta Malang. “Saya dan keluarga memang makan di rumah makan bebek Slamet Jalan Soekarno Hatta. Setelah kembali lagi usai makan, ternyata kaca belakang mobil sudah pecah,” kata korban kepada petugas Polres Malang Kota. (mar)