Ajukan Pengaduan ke Polisi dan MKN

MALANG - Permasalahan jual beli tanah milik almarhumah Tirah di Jalan Akordion Utara Malang, mencapai puncaknya. Akhir pekan kemarin, ahli waris mendatangi Mapolres Malang Kota.  Mereka mengadukan Andrian Handoko, warga Jalan Brigjen S Riadi Malang sebagai pembeli tanah dan Luluk Wafiroh SH, SpN sebagai notaris dan wakil pembeli karena dianggap tidak memiliki niat baik untuk menyelesaikan jual beli tanah seluas 6.313 m2 milik almarhumah Tirah tersebut. “Kami mengadukan Andrian dan Luluk ke Kapolres Malang Kota, lengkap dengan satu bendel berkas kronologi termasuk semua surat-surat yang berkaitan dengan itu,” kata Didik Wibowo, perwakilan ahli waris.
Kepada Malang Post, dia menjelaskan, pengaduan tersebut meliputi pelanggaran pidana pasal 378, 365 dan 362 KUHP yang dilakukan Andrian dan Luluk. “Kami berharap, dengan pengaduan ditambah berkas satu bendel berisi kronologis itu, akan ditindaklanjuti oleh Pak Kapolres,” ucap warga Perum Bumi Ardimulyo, Candirenggo, Singosari ini.  Anak kandung Lasmini, salah seorang ahli waris tanah itu melanjutkan, surat pengaduan juga tidak hanya dilayangkan kepada Kapolres Malang Kota saja. “Namun kami juga memberikan tembusan kepada Kapolda Jatim, Propam Polda Jatim, DPRD Kota Malang, Kantor Pertanahan Kota Malang, Pengadilan Negeri Kota Malang, PWI Malang Raya dan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) Malang Raya,” urai dia.
Masih menurut Didik, panggilannya, ahli waris dan beberapa keluarganya sudah pula mendatangi  kantor MKN Malang Raya di Jalan Hamid Rusdi Malang. Mereka bertemu dengan Ketua MKN Malang Raya, Siti Noer Endah, SH. “Kami sampaikan semuanya tentang dugaan pelanggaran-pelanggaran etika bernotaris yang dilakukan Luluk,” tegasnya. Sayangnya, dikonfirmasi perihal pengaduan itu, Siti Noer Endah enggan memberikan penjelasan. “Tidak tahu. Belum ada yang ke sini,” ujarnya kemarin sore. Seperti diberitakan,  notaris Luluk terancam dipolisikan karena dianggap tidak memiliki niat baik untuk menyelesaikan jual beli tanah seluas 6.313 m2 milik almarhumah Tirah di Jalan Akordion Utara Malang,. Selain dianggap wanprestasi, wanita yang berkantor di Jalan Cengger Ayam Malang tersebut, juga dianggap melakukan penggelapan sertifikat tanah hak milik bernomor 1714 yang dikuasai lima ahli waris, yakni Condro, Poniti, Lasmini, Suradi dan Laseni, kesemuanya warga Jalan Akordion Malang. (mar)