Bapak dan Anak Dibui

MALANG –  Beginilah kalau bapak dan anak sama-sama kompak melakukan pengeroyokan. Keduanya pun harus mendekam di sel. H Edi Susanto,  53 tahun dan Eko Yulianto, 26 tahun, anaknya yang tinggal di Jalan Ranu Grati, Sawojajar Malang, Minggu (30/6) sama-sama ditahan di Mapolsekta Kedungkandang karena mengeroyok Arifin, 20 tahun, warga Jalan Lesanpuro, Malang, tanggal 13 Mei malam lalu. Akibat penganiayaan itu, korban sempat dirawat di RSSA Malang. Polisi mengaku menangkap keduanya setelah mendapatkan hasil visum lengkap. “Mereka ditangkap saat berada di dalam rumah,” kata Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono.
Dia menjelaskan, hasil visum dan keterangan yang diberikan beberapa saksi sudah cukup untuk menjerat kedua pelaku menjadi tersangka. Kepada wartawan, Edi mengaku pengeroyokan yang dilakukan bersama Eko tersebut, berawal dari sebuah mobil pengirim kaca dan aluminium yang parkir menghalang-halangi jalan masuk ke areal tersebut. “Saat itu, saya hendak pulang ke rumah, melihat mobil yang disopiri korban menghalang-halangi jalan,” tutur pemilik salah satu toko elektronik di Malang ini. Dia lantas menutup pintu mobil tersebut.  Entah karena terlalu kencang, lanjutnya, Arifin yang berada di dalam mobil kaget. Dia lantas memegang kerah baju Edi.
Perbuatan tidak terpuji yang dilakukan korban ini, memancing emosi Eko yang melihat kerah baju ayahnya ditarik korban. “Anak saya tidak terima dan langsung memukul korban,” paparnya. Edi yang juga terpancing emosinya pun ikut memukuli korban hingga sebuah aluminium bekas mendarat di kepala Arifin hingga membuatnya tersungkur. Beberapa warga sekitar pun melerai dan membawa korban ke RSSA Malang. “Kami tidak tahu kalau dilaporkan ke polisi. Tahunya setelah kami ditangkap. Namun sebenarnya, kasus mobil menghalangi jalan itu sudah beberapa kali dibahas di RT,” pungkas dia. (mar)