Sikat Motor Teman Untuk ke Dolly

TERSANGKA: Tutwuri Andrianto saat diperiksa petugas.
 
LAWANG - Pernah mendekam di rutan bukan jaminan akan jera melakukan tindak kriminal. Prilaku itulah yang membuat Tutwuri Andrianto, 22 tahun warga Dusun Wonorejo Tengah, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang harus berurusan dengan petugas Polsek Lawang, Selasa kemarin.
Remaja yang masih membujang itu ditangkap petugas, karena membawa kabur motor Honda Beat N 2863 GL milik kenalannya yakni Roni Wijaya, 20 tahun warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, pada Minggu (23/6) siang lalu. Peristiwa sendiri berlangsung di tepi Jalan Pedowo, Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang.
Dalam memuluskan aksinya itu, pelaku yang sudah kenal dengan korbannya, berpura-pura mengajaknya untuk main ke rumahnya di Kecamatan Lawang. Hanya saja, belum sampai di rumah pelaku, tersangka beralasan untuk meminjam korban sebentar guna menjemput ibunya di Pasar Lawang.
Korban yang tidak curiga, seketika itu langsung memberikan motornya. Hanya saja, begitu motor sudah diberikan, nyatanya tersangka tidak kunjung menjemput Roni. Merasa menjadi korban sasaran aksi kejahatan, korban pun lantas mengadukan kejadian ke Mapolsek Lawang.
“Tersangka kenal akrab dengan kakak saya, Endang. Makanya, saat saya diajak main ke rumahnya dan di tengah jalan diturunkan dengan alasan untuk meminjam motor, saya pun tidak menaruh curiga,” kata Roni dalam pemeriksaan.
Sementara pelaku dalam keterangannya, menjelaskan kalau kendaraan korban sudah digadainya di salah satu tempat pegadaian di kawanan Kecamatan Purwodadi atau persisnya Dusun Banjiran, Desa Jemblong, Purwodadi. Dari hasil menggadaikan motor seharga Rp 1 juta, kemudian uang dipakainya untuk foya-foya di kawanan lokalisasi Dolly-Surabaya.
“Uangnya sudah habis saya pakai ke Dolly,” ungkap pelaku.
Lantas, kemana usai melakukan aksi kejahatan ? Tutwuri mengungkapkan, setelah kejadian itu dirinya tinggal di rumah saudaranya di kawasan Kenjeran-Surabaya. Baru setelah uangnya habis dan dirasa tidak ada masalah, tersangka pun pulang.
“Saya usai melakukan kejahatan itu kemudian tinggal di Surabaya. Tidak tahunya saat pulang, ditangkap petugas,” tambahnya.
Disinggung mengenai aksi kejahatannya, tersangka mengatakan kalau tahun 2012, pernah melakukan pencurian HO milik temannya yakni Talal di Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Aksinya yang ketahuan, membuat pelaku pun ditangkap anggota Polsek Lawang. (sit/aim)